Era Gubernur Rohidin Mersyah, Bengkulu Gencarkan Pembangunan TOL

Jumat, 17 Mei 2019 | 5:39 am | 235 Views

BENGKULU SATU – Semenjak dilantik sebagai Gubernur Bengkulu Definitif menggantikan Gubernur sebelumnya yang tersandung kasus hukum, drh. H. Rohidin Mersyah, MMA tampaknya terus menggencarkan pembangunan di Provinsi Bengkulu. Salah satu Pembangunan yang digencarkan saat ini adalah TOL Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu, yang panjangnya mencapai 95 KM.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyadari betul akan pentingya peningkatan infrastruktur fisik dalam mendukung laju pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan penigkatkan daya saing. Untuk itulah, Pemprov Bengkulu pun mendukung penuh segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat tersebut.  

Pembangunan TOL ini pun dilakukan secara bertahap, yakni Tahap I : Taba Penanjung-Bengkulu sepanjang 17,6 km, Tahap II : Kepahiang-Taba Penanjung 23,7 km, dan Tahap III : Lubuk Linggau-Kepahiang sepanjang 54,4 km. Untuk tahap I, Rohidin Mersyah menargetkan bulan Juni 2019 ini pembangunan ruas Tol ini telah mulai Groundbreaking atau peletakan batu pertama.

Maka itu, Rohidin pun meminta kepada pihak terkait agar mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan proyek Jalan Tol ini.

“Pastikan Juni target kita harus groundbreaking, tidak boleh mundur jika perlu nginap di Kebun Sawit, ini bentuk kesungguhan kita, Clear Tol harus jalan,” tegas Rohidin saat memimpin rapat bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Bengkulu, bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur, Senin (6/5/2019). 

Penandatanganan Perjanjian PPJT

Penegasan Gubernur Bengkulu terkait pengerjaan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu tersebut bukan tanpa alasan, hal ini lantaran telah dilakukannya penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) jalan Tol tersebut. Penandatanganan PPJT telah dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo di Balai Raya Semarak Bengkulu, pada Jumat (15/3/2019) lalu.

Direktur Utama HK Bintang Perbowo mengatakan keberadaan tol ini akan sangat membantu lalu lintas dari Bengkulu yang merupakan kawasan pantai dan pelabuhan di sisi barat Sumatera dengan sejumlah wilayah lain di sebelah timur Pulau Sumatera.

“Bayangkan, ini (Bengkulu) kan di laut selatan, laut terbuka di sini. Itu pasti kapal besar semua yang bersandar. Kalau jalannya kecil, bagaimana barang dari kapal-kapal besar itu mau diangkut ke tengah,” ungkap Bintang Perbowo di sela acara tersebut.

Untuk pembiayaan sendiri, Bintang mengatakan, total biayanya akan mencapai Rp 33,12 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan pinjaman perbankan.

“Karena ini LHR-nya (lalu lintas harian rata-ratanya) masih kecil, kemungkinan porsi PMN-nya akan lebih besar, bisa 60%, 40%-nya pinjaman bank,” jelas Bintang.

Turut hadir dalam penandatanganan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pelaksanaan pembangunan tol tersebut merupakan perintah dari Presiden Jokowi. Perintah dikeluarkan untuk membantu Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong pertumbuhan ekonomi mereka yang selama ini kebetulan selalu tertinggal jika dibandingkan provinsi lain di Sumatera.

Untuk itu Ia berharap setelah perjanjian pengusahaan jalan tol ditandatangani, proyek segera berjalan. Target penyelesaian konstruksi seluruh jalan tol ini adalah Desember 2022. Sementara untuk tahap awal, ditargetkan ruas pertama tol ini rampung di Maret 2021.

“Maret 2021 itu saya harap adalah target terlama. Artinya saya harap bisa lebih cepat dari Maret 2021,” kata Basuki Hadimuljono.

Kemudian secara bertahap, ditarget tahap III jalan tol ini ditarget rampung Januari 2022 dan tahap II rampung pada Desember 2022.

“Kita harap semua lancar. Tinggal kerja keras kita di pembebasan lahan. Karena biasanya bangun infrastruktur itu terhambat tanah. Nah kita kerja keras, karena sekarang kan pembebasan tanah jadi tanggung jawab pemerintah semuanya,” tambahnya. 

Penandatanganan PPJT oleh Kepala BPJT dengan Direktur Utama PT Hutama Karya di Balai Raya Semarak Bengkulu

TOL Dengan Terowongan dan Jembatan

Kepala Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya (HK) Agung Fajarwanto mengatakan, jalan tol ini bakal dilengkapi dengan terowongan yang menembus bukit barisan.

“Bengkulu ini kan kalau mau ke tengah (wilayah tengah Pulau Sumatera) terhalang oleh bukit barisan. Nah ini akan kita buat terowongan yang menembus Bukit Barisan,” ujarnya ketika ditemui di Balai Semarak, Bengkulu, Jumat (15/3/2019).

Selain terowongan, jalan tol ini juga akan dilengkapi dengan dua jembatan bentang panjang.

“Karena kita melewati jurang yang cukup dalam, jalan tol ini akan dibangun jembatan bentang panjang dengan ketinggian bisa mencapai 90 meter,” sambungnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama HK Bintang Perbowo mengatakan, jenis bor yang akan digunakan dalam pembuatan terowongan akan diserahkan sepenuhnya pada kontraktor pelaksana pembangunan.

“TBM-nya (tunnle boring machine-nya) terserah kontraktor. Bisa dari China bisa dari Jepang, nanti terserah kontraktornya,” bebernya.

Dukungan Masyarakat

Pembanguan Tol pertama di Provinsi Bengkulu ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Provinsi Bengkulu, Seperti yang diungkapkan Septian (29), Ia mengatakan dengan adanya akses jalan bebas hambatan ini nantinya akan sangat baik untuk kemajuan perekonomian Bengkulu karena hal tersebut dapat memacu tumbuhnya kawasan industri kedepannya. Menurutnya, hal tersebut lantaran akan adanya efisiensi dan efektivitas arus barang dan manusia, sehingga akan berdampak pada penurunan ongkos transportasi.

“Saya sangat mendukung dengan langkah pemerintah ini, dengan adanya tol maka biaya atau ongkos transportasi akan ditekan sehingga harga barang akan lebih murah jadi masyarakat diuntungkan. Selain itu, Pembangunan jalan tol ini nantinya juga dapat memacu teknologi. Ketika jalanan sudah bagus, maka para pengusaha akan memikirkan moda transportasi yang lebih efisien,” singkatnya saat tengah beristirahat di kawasan Liku Sembilan, Kecamatan Tabah Penajung, kabupaten Bengkulu Tengah. [ADV]

Related Post

Leave a Reply