Warga Lepas Lele di Jalan Rusak, Gubernur Bengkulu : Pasti Kita Bangun

Jumat, 30 Agustus 2019 | 2:59 pm | 752 Views

BENGKULU SATU – Terkait adanya aksi protes warga Desa Sukabumi, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong dengan cara melepas ikan lele dan menanam pohon pisang di jalan Provinsi Bengkulu yang rusak parah serta tergenang air bagaikan kolam, langsung mendapatkan tanggapan dari Gubernur Bengkulu, DR. H. Rohidin Mersyah.

Dalam tanggapannya, Rohidin menjelaskan kalau pembangunan jalan tersebut tidak bisa serentak dilakukan mesti bertahap. Beliau pun menyebutkan bahwa pembanguna jalan di Kabupaten Lebong dibangun secara berturut, pertama perbaikan jalan dari Desa Air Dingin, Kecamatan Rimbo Pengadang hingga ke Kelurahan Tes dan akan dilanjutkan hingga muara aman. Kedua, perbaikan jalan dari pintu masuk Bengkulu Utara hingga ke Lebong, dan ketiga yang saat ini tengah dibangun dari Desa Tambang Sawah hingga Desa Ketenong I Kecamatan Pinang Belapis, yang dimana semua jalan tersebut panjangnya puluhan kilometer.

“Membangun itu bertahap tidak bisa serentak, apalagi jalan provinsi ini lebih dari 1500 Km. Ingat beberapa bulan yang lalu, masyarakat “Demo” di jalan berlubang Pantai Berkas. Sekarang Alhamdulillah sudah mulus, kita terima dengan baik semua masukkan masyarakat untuk kemajuan kita bersama,” jelas Rohidin via akun whatsapp miliknya, Jum’at (30/8/2019).

Lebih lanjut, Beliau pun memastikan semua jalan di wilayah Provinsi Bengkulu pasti akan dibangun dan diperbaiki.

“Bertahap, belum bisa kita tuntaskan semua. Tapi pasti kita bangun di semua wilayah Provinsi Bengkulu,” tandasnya. [Traaf]

 

Related Post

Leave a Reply