DPRD Siap Perjuangkan Honorer K2

Rabu, 30 Oktober 2019 | 6:47 pm | 10 Views

BENGKULU SATU – DPRD Kota Bengkulu menggelar hearing dengan honorer K2 yang meminta Helmi Hasan menerbitkan SK Walikota Bengkulu. Dengan harapan tingkat kesejahteraan mereka meningkat. Pasalnya, dengan hanya mengantongi SK Kepsek, Honorer K2 tersebut hanya menerima gaji terbesar 800 ribuan setiap bulannya.

Disampaikan Sekretaris Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Bengkulu Al Busyairi, gaji mereka terbilang minim karena hanya mengantongi SK Kepala Sekolah.

“Ya kami sangat berharap dan meminta walikota menerbitkan SK Walikota, selama ini kita bekerja hanya berdasarkan SK Kepala Sekolah,” katanya.

DPRD Kota Bengkulu Siap Perjuangkan Honorer K2

Diungkapkannya bahwa gaji terbesar yang diterima Honorer K2 adalah 800 ribuan, ada yang 600 ribuan, bahkan ada yang 300 ribuan.

“Kalau gaji saya sendiri 600 ribu. Paling tinggi sekitar 800 ribuan, bahkan ada yang cuma 300 ribu. Sedangkan kami sudah lama bekerja dan mengabdi di sekolah kami masing-masing, kalau saya 15 tahun, yang lain ada yang sudah 20 tahun,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Bengkulu Pudi Hartono menjelaskan, sejak adanya Undang-Undang ASN, SK Walikota menjadi tidak berlaku. Kendati demikian, dewan akan tetap memperjuangkan apa yang menjadi poin tuntutannya, yakni peningkatan kesejahteraan.

“Kita akan usahakan, minimal nanti ada sumbangsih dari pemkot. Kita lihat anggaran, kita minta data mereka yang riil berapa untuk membantu di anggaran, kita perjuangkan,” kata Pudi.

DPRD Kota Bengkulu Siap Perjuangkan Honorer K2

Dewan akan membicarakan hal ini dengan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu selaku OPD terkait. Karena menurutnya masih memungkinkan untuk honorer K2 dibantu dari sisi anggaran, apalagi jumlah mereka juga tidak terlalu banyak.

“Kemungkinan ada (penambahan anggaran), karena jumlah mereka tidak banyak, kisaran 70an orang. Kalau kita anggarkan, 500 (ribu) misalnya, bisa lah kita hitung-hitung, kita akan coba bicarakan dengan Dinas Pendidikan,” ujar Pudi.

Dalam hearing pada Rabu, 30 Oktober 2019 itu hadir Wakil Ketua I Marliadi, Dedi Yanto, Pudi Hartono, Bahyudin Basrah, Sutardi, dan anggota dewan lainnya, serta instansi terkait Pemkot Bengkulu. [ias/Adv]

DPRD Kota Bengkulu Siap Perjuangkan Honorer K2

Related Post

Leave a Reply