Program ‘MasyaAllah’ Pemkot Bengkulu Bantu Nenek Maini

Senin, 13 Mei 2019 | 3:53 pm | 73 Views

BENGKULU SATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu selalu menunjukan kepeduliannya terhadap warga Kota Bengkulu yang membutuhkan bantuan. Melalui program “MasyaAllah“, Walikota Bengkulu Helmi Hasan bersama Wakil Walikota Dedy Wahyudi didampingi Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota serta Camat dan Lurah memberikan langsung kacamata kepada nenek Maini (77), warga Kelurahan Anggut Bawah, Kecamatan Ratu Samban, Senin (13/5/2019).

“Alhamdulillah tadi kita memberikan langsung bantuan kacamata untuk nenek Maini. Ini salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kota Bengkulu terhadap warganya,” ucap Helmi Hasan.

Helmi menambahkan, program MasyaAllah ini sesungguhnya dalam rangka menjadikan kota Bengkulu menjadi kota kebaikan, kota religius dan kota kebahagian.

“Kebahagian itu bukan saat kita miliki banyak uang, miliki jabatan. Kebahagian itu adalah saat kita bisa membahagiakan saudara kita, tetangga kita, seperti kita membahagiakan nenek Maini ini. Jadi, lihat kiri kanan depan belakang kita, apa yang bisa kita lakukan, lakukanlah yang terbaik untuk saudara kita, agar saudara kita mendapatkan kebahagiaan,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu merespon cepat warganya yang sakit dan membutuhkan pertolongan. Maini, nenek yang memiliki 9 anak dan berusia 77 tahun warga Jalan Nala 02 RT 3 RW 1 Kelurahan Anggut Bawah, Kecamatan Ratu Samban yang menderita rabun dan katarak mendapat pendampingan langsung untuk berobat.

Melalui Tim Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu Maini dijemput langsung dikediamannya untuk dirujuk dan diperiksa ke Polimata Rumah Sakit Rafflesia, Senin (13/5/2019).

“Nek Maini ini sebenarnya telah melakukan operasi katarak dan telah diberikan resep kacamata katarak sekitar 3 tahun yang lalu, tetapi karena ketidaktahuan keluarga untuk menindaklanjuti resep kacamatanya sehingga pengobatannya kurang maksimal,” ungkap Direktur RSHD Kota Bengkulu dr Lista Cherylviera saat mendampingi Maini saat dirujuk di Polimata Rumah Sakit Rafflesia.

Lista juga menyampaikan hasil dari pemeriksaan sementara, bahwa Maini dapat menggunakan kacamata dahulu.

“Di mata sebelah kiri Nek Maini juga terdapat katarak, tetapi Nek Maini belum mau di operasi sehingga akan dibujuk dahulu kemudian juga kita akan melakukan proses screening untuk melihat perkembangan dan apa yang harus kita lakukan dikemudian hari,” katanya.

“Informasi dari bapak Walikota Helmi Hasan, bahwa Nek Maini ini sangat kesulitan membaca Al-Quran, padahal sekarang bulan Ramadan sehingga kita harus bantu dia agar dia bisa membaca Alquran kembali,” sambung dr Lista. (Adv)

Program ‘MasyaAllah’ Pemkot Bengkulu Bantu Nenek Maini

Related Post

Leave a Reply