Bupati RL Pimpin Peletakan Batu Pertama Polsek Binduriang

Senin, 8 Juli 2019 | 10:27 am | 203 Views

BENGKULU SATU, Curup – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong turut memberikan perhatian besar pada sektor pengamanan wilayah yang bekerjasama dengan Polres Rejang Lebong.

Melalui APBD Rejang Lebong tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengalokasikan anggaran senilai Rp.1,4 miliar untuk prmbangunan Polsek Binduriang. Program ini resmi dimulai pada hari Senin (08/07/2019) pagi, yang ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Rejang Lebong DR. H. Ahmad Hijazi, SH., M.Si, dilanjutkan dengan Kapolres Rejang Lebong Akbp Jeki Rahmat Mustika.

Dalam sambutannya, Kapolres Rejang Lebong mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Daerah, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya rasa aman dan nyaman, serta kondusifitas di wilayah Lembak.

“Alhamdulillah, dari Bapak Bupati Rejang Lebong dibangun Polsek Binduriang dan Pos Kontainer Taba Padang. Harapan kita, dengan hadirnya Polsek Binduriang dan Pos Kontainer ini dapat bersinergi dengan Koramil Binduriang. Saya minta, masyarakat juga dapat mengawaai pembangunan Polsek ini, dan sama-sama menjaga keberadaan polsek ini agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” sampai Jeki dalam sambutannya.

Bupati RL, Ahmad Hijazi saat menandatangani prasasti pembangunan Polsek Binduriang

Disisi lain, Bupati Rejang Lebong yang turut hadir dalam kegiatan peletakkan batu pertama Polsek Binduriang ini menyampaikan, bahwasannya pada periode kepemimpinannya ini dirinya ingin fokus kepada pembangunan akhlak masyarakat Rejang Lebong.

“Dulu, aku fokus membangun fisik. Tapi sekarang aku fokus membangun manusia, membangun akhlak. Dwngan berdirinya Polsek Binduriang ini, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, tapi menjadikan Polri lebih dekat dengan masyarakat. Dan masyarakat juga dapat lebih bersinergi dan aktif, apabila ada keluarga, anak, atau keponakan yang terkontaminasi narkotika agar segera dilaporkan. Dengan begitu, mereka tidak ditangkap dan bisa dilakukan rehabilitasi. Harapan saya, masyarakat akan semakin bersinergi dengan Polri maupun TNI,” pungkas Hijazi. [BN1]

Related Post

Leave a Reply