spanduk Tahapan Kampanye

2 Saudara Tertimbun Tanah, 1 Orang Meninggal Dunia

2 Saudara Tertimbun Tanah, 1 Meninggal Dunia

BENGKULU SATU – Nahas yang dialami 2 orang bersaudara warga Desa Sukau Rajo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Almasir alias (52) warga Desa Sukau Rajo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong yang meninggal lantaran tertimbun tanah longsor, Jum’at (20/19/2019). Ketika itu ia bersama saudara kandungnya Topan (50) tengah memuat material tanah ke dalam mobil pick up jenis Carry warna biru dengan nomor polisi BD 9115 HZ.

Namun, saat keduanya tengah melakukan aktivitas tersebut di lokasi kebun milik Irawan (32) di sekitaran Kawasan Wisata Air Paliak, Desa Embong , Kecamatan Uram Jaya, tiba-tiba tanah bagian atas lokasi mereka bekerja longsor dan menimpa keduanya. Akibat peristiwa tersebut korban Almasir alias Al meninggal dunia, sedangkan Topan mengalami cedera pada bagian kakinya.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Reskrim, Iptu Andi Ahmad Bustanil meceritakan, kejadian bermula sekira pukul 14.40 WIB, dua korban bersama saksi Edwar Erlando (32), menuju lokasi untuk memuat material tanah yang akan digunakan sebagai bahan timbunan bangunan.

“Ketika tengah bekerja, salah satu saksi yang juga merupakan supir mobil pick up, Edward Erlando sempat melihat tanah bagian atas longsor sebanyak 2 kali. Saksi pun sempat memberi intruksi untuk meninggalkan lokasi penggalian, namun kedua korban tidak sempat untuk berlari meninggalkan lokasi,” kata Kasat.

Korban saat dievakuasi

 

Dijelaskan Kasat, korban Almasir als Al pun meninggal dunia lantaran tertimbun tanah dengan posisi tengkurap dan mengalami luka parah di bagian dada, diduga akibat terbentur benda tajam. Sedangkan korban lainnya, Topan sempat berlari sehingga hanya tertimbun setengah badan dan mengalami keseleo di bagian kaki dan pinggang.

Setelah dievakuasi, korban Almasir sempat dibawa ke Puskesmas Muara. Kemudian korban sudah dibawa kerumah duka di Gang Mekar 2, Desa Sukau Rajo, untuk di makamkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nangai Amen Kecamatan Lebong Utara.

Untuk itu, Kasat pun mengimbau kepada masyarakat yang hendak ataupun yang sering melakukan aktivitas pertambangan demikian harus lebih berhati-hati agar kejadian seperti ini terulang kembali.

“Disampaikan kepada masyarakat di Kabupaten Lebong yang sering mengambil material tanah di lokasi rawan longsor diharapkan berhati-hati, dan juga harap dilengkapi izinnya agar tak terjadi hal yang tak diinginkan seperti peristiwa ini,” imbaunya. [Traaf]

 

RSUD LEBONG

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1

Recent News