RSUD LEBONG

Ajaib, Ambulans di RSMY Bengkulu Jadi Mobil Dinas Pribadi

Ajaib, Ambulans di RSMY Bengkulu Jadi Mobil Dinas Pribadi

BENGKULU SATU – Sejatinya, Ambulans  merupakan kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Secara eksterior, kendaraan ini dilengkapi dengan sirene dan lampu rotator darurat (biasanya berwarna merah atau merah biru) agar dapat menembus kemacetan lalu lintas.

Namun, apa jadinya jika salah satu ambulans tidak difungsikan lagi sebagaimana mestinya dan segala eksteriornya tak lagi terpasang. Seperti halnya yang terjadi di Provinsi Bengkulu, salah satu ambulans di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu diduga dijadikan sebagai mobil dinas pribadi untuk salah seorang petinggi di RSMY tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi, mobil hitam bernomor polisi BD 72 yang selama ini digunakan salah seorang petinggi dan sering terparkir di RSMY selama ini, ternyata aslinya merupakan salah satu mobil ambulans yang pengadaannya pada tahun 2015, sebanyak 2 unit Innova tipe E dan aslinya berwarna putih.

Sedangkan, kendaraan dinas yang asli untuk petinggi RSMY tersebut hingga kini masih berada di salah satu bengkel di Kota Bengkulu dan membutuhkan biaya perbaikan senilai Rp 40 Juta, lantaran ringsek usai memakan korban jiwa  di Jalan Jenggalu, Pantai Panjang Bengkulu pada tahun 2015  lalu. Dimana mobil tersebut bertipe sama yakni Innova tipe E dan pengadaannya juga pada tahun 2015.

Kondisi terkini mobil dinas pribadi salah satu petinggi RSMY yang ringsek sejak tahun 2015 lalu

Terlepas boleh atau tidak, melanggar hukum atau tidak, ambulans dijadikan kendaraan dinas pribadi, yang jelas tindakan yang diambil Pimpinan RSMY itu cepat dan sigap. Kini, pertanyaannya bolehkah over alih penggunaan ambulans  menjadi kendaraan dinas dilakukan salah satu petinggi RSMY Bengkulu?

Perlu diketahui, ada peraturan khusus yang dijadikan pedoman dalam hal pemakaian kendaraan dinas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), yakni Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: Per/87/M.Pan/8/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan 87/2005).

Dalam Lampiran I Permenpan 87/2005  dikatakan bahwa kendaraan dinas merupakan sarana kerja aparatur negara (fasilitas kerja).

Dalam Lampiran II Permenpan 87/2005 diatur mengenai penggunaan kendaraan dinas operasional, yakni:

a.Kendaraan Dinas Operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi.

b.Kendaraan Dinas Operasional dibatasi penggunaannya pada hari kerja kantor,

c.Kendaraan Dinas Operasional hanya digunakan di dalam kota, dan pengecualian penggunaan ke luar kota atas izin tertulis pimpinan Instansi Pemerintah atau pejabat yang ditugaskan sesuai kompetensinya.

Kemudian terkait adanya kendaraan dinas operasional dalam keadaan keadaan rusak berat dan tidak digunakan lagi, maka pengadaan kendaraan tersebut harus dihapuskan sesuai prosedur yang berlaku. Namun, sebelum dilakukan penghapusan pengadaan, tidak diperkenankan menggunakan anggaran pemeliharaan. Artinya, perbaikan kerusakan kendaraan tersebut tidak dibiayai oleh anggaran negara. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News