RSUD LEBONG

Hmmm… Pihak Swasta Bangun Extension PLTU di Lahan BUMN, Kewenangannya Darimana?

Hmmm... Pihak Swasta Bangun Extension PLTU di Lahan BUMN, Kewenangannya Darimana?

BENGKULU SATU – Ada pemandangan menarik saat kita melintasi Jalan Lintas Air Sebakul-Kembang Seri Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), tepatnya di lokasi Gardu Induk Pulau Baai yang merupakan lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PLN Bengkulu di Desa Padang Ulak Tanjung, saat ini tengah dibangun Extension 2 Line Bay PLTU Bengkulu yang dikerjakan oleh PT. Tenaga Listrik Bengkulu (TLB).

Sebagaimana diketahui PT TLB ini merupakan Grup usaha dari PT. Intraco Penta (INTA) bekerjasama dengan Power Construction of China (PCC Group) yang saat ini sedang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2 x 100 MW (Mega Watt) di Bengkulu, yang juga menuai protes keras dari para penggiat lingkungan serta penolakan dari masyarakat.

Pembangunan tersebut, terkesan dipaksakan lantaran sebelumnya diduga belum memiliki kejelasan status lahan yang jelas dan sempat mendapatkan penolakan karena tidak membawa surat izin, namun saat ini pengerjaan sudah dilaksanakan sejak Sabtu (13/10/2018).

Seyogyanya, lahan milik BUMN tersebut dipergunakan untuk seluruh kepentingan PLN, namun menariknya lahan tersebut malah digunakan Pihak Ketiga atau Pihak Swasta yang diduga belum mendapat Status yang jelas dari Kementerian yang memiliki wewenang dalam mengatur status tanah milik negara ini dan disinyalir dapat menimbulkan persoalan dikemudian hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi tanah milik Negara ini, proses pembangunan sudah mulai berjalan, tampak alat berat sedang beroperasi. Berdasarkan keterangan dari Security yang berjaga di lokasi tersebut, membenarkan proyek sudah mulai berjalan sejak Sabtu (13/10/2018) pagi.

Dia juga mengaku pernah ada penolakan sebelumnya pada pihak TLB yang ingin membangun karena tidak membawa surat izin. Dan kali ini pihak Security tidak bisa melarang karena sudah membawa surat dari PLN Bengkulu yang sudah mendapat tembusan langsung dari Unit Induk Pembangunan Sumbagsel yaitu PLN Persero Jaringan Lampung Dan Bengkulu.

“iya mereka sudah mulai bekerja sejak tadi pagi, sebelumnya mereka sudah pernah coba masuk namun kita larang soalnya ini lahan PLN dan mereka tidak membawa surat izin pengerjaan, namun kali ini mereka membawa surat itu langsung, kalau soal surat yang menjelaskan status pengunaan tanah Negara ini saya tidak tahu,” kata Security, yang tengah berjaga tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan proses pengerjaan sedang berlangsung dan pihak awak media sedang berusaha mengkonfirmasi terkait kebenaran status penggunaan lahan pembangunan Gardu Extension 2 Line Bay PLTU Bengkulu tersebut. [Traaf]

Sumber: Sinarnusantaranews.com

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News