spanduk Tahapan Kampanye

Kutuk Tindak Asusila Pemerkosaan Anak Bawah Umur, Rohidin: Degradasi Moral Yang Luar Biasa

Kutuk Tindak Asusila Pemerkosaan Anak Bawah Umur, Rohidin: Degradasi Moral Yang Luar Biasa

BENGKULU SATU – Peristiwa kekerasan seksual pada anak dibawah umur di Provinsi Bengkulu kembali terjadi. Kali ini terjadi di salah satu rumah kost yang terletak di Desa Cahaya Batin, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, sekira pukul 23.05 WIB, pada Sabtu (6/10/2018) malam. Dimana telah terjadi tindak pidana pemerkosaan secara bergiliran oleh 7 orang pemuda terhadap Kuntum (14) -bukan nama sebenarnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengutuk tindak asusila pemerkosaan terhadap mawar yang masih berstatus pelajar tersebut.

“Mengutuk berat kejadian ini karena ini merupakan bentuk degradasi moral yang sudah luar biasa,” ucap Rohidin usai menghadiri acara Rapat Kerja di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Rabu (10/10/2018).

Mengingat kejadian demikian telah berulang terjadi di Provinsi Bengkulu ini, Rohidin pun meminta perhatian semua pihak terutama keluarga untuk dapat berperan dalam mengatasi kejadian serupa kembali terjadi.

“Kejadian seperti ini sudah berulang-ulang ini butuh tanggung jawab, perhatian dari semua elemen masyarakat utamanya keluarga. Utamanya keluarga, bukan Aparat Penegak Hukum ataupun Pemerintah. Kalau anak-anaknya yang seharusnya jam pulang tetapi tidak pulang, seharusnya orang tuanya risau dan dicari sehingga tidak terjadi kejadian seperti itu,” kata Rohidin mengingatkan.

Maka dari itu, Rohidin pun menekankan bahwa fungsi keluarga kepada anak itu adalah memberikan perlindungan, pengawasan, pendidikan dan memberikan pemahaman agama.

“Kedepannya tolong fungsi keluarga dalam hal ini orang tua yang harusnya tahu benar-benar anaknya dimana posisinya,” tegas Rohidin.

Diketahui, saat ini ketujuh pelaku berinisial AP, EK, AW warga Desa Bukit Makmur, IS, BB, GN, warga Desa Tri Tunggal Bakti dan DS, warga Desa Muara Sahung telah diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Kaur.

Data terhimpun, kejadian bermula saat korban pada malam minggu itu diajak pelaku menuju rumah kost. Setibanya di kamar, tanpa pikir panjang salah satu pelaku langsung melakukan aksi bejatnya kemudian pelaku lainnya pun turut melakukan aksi bejad tersebut secara bergantian. Karena tak kuasa melawan, korban hanya bisa pasrah tak berdaya. Usai kejadian tragis yang menimpanya tersebut, korban langsung melaporkan kepada orang tuanya yang kemudian langsung melapor ke Mapolres Kaur. [Traaf]

RSUD LEBONG

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1

Recent News