RSUD LEBONG

Miris, Tak Tersentuh Pembangunan Warga Sukamerindu Kian Merindu

Miris, Tak Tersentuh Pembangunan Warga Sukamerindu Kian Merindu

BENGKULU SATU – Tampaknya pembangunan di Kota Bengkulu ini belumlah merata, seperti kondisi yang terjadi di empat Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Sungai Serut.

Di empat RT tersebut hingga kini kian merindukan pembangunan, baik jalan maupun drainase. Seperti yang dikatakan Ketua RT 15 RW 5 Kelurahan Sukamerindu, Sairudin yang mengeluhkan terkait drainase di gang Stobo yang terus-terusan meluap ke rumah warga saat hujan turun.

“Kita sangat mengharapkan agar drainase di gang Stobo RT 15 ini bisa dilakukan pelebaran, agar kami di sini tidak lagi kebanjiran saat hujan,” kata Sairudin, Kamis (9/8/2018).

Kondisi lebih parah terjadi di RT 8 Kelurahan Sukamerindu, di sini tak hanya kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat tapi juga permasalahan sampah yang semakin menumpuk di dalam saluran irigasi, akibatnya irigasi semakin dangkal dan menimbulkan bau busuk yang menyengat. Ironisnya lagi, lokasi irigasi tersebut hanya berjarak sekitar 10 meter dari Balai Kota Bengkulu.

“Beginilah kondisi di RT kami ini, Jalan di RT kami hingga kini belum pernah dihotmix, masyarakat kami sangat membutuhkan jalan yang lebih memadai. Selain itu, kami juga meminta pada pemerintah Kota Bengkulu serta pihak terkait untuk bisa melakukan pemeliharaan terhadapa saluran irigasi yang ada di RT kami ini, lihat saja kondisinya, sampah menumpuk, dangkal, serta bau yang menyengat,” ujar Ketua RT 8, Nawardi alias Edi Koto.

Keluhan juga disampaikan Ketua RT 9 Kelurahan Sukamerindu, Erawati yang juga mengeluhkan kondisi jalan dan pendangkalan drainase di wilayah yang dipimpinnya tersebut. Dia pun mengaku jika saat hujan selain kondisi jalan menjadi licin, banjir pun mencapai ketinggian satu meter, bahkan untuk keluar pun warganya harus menggunakan rakit.

Tak hanya itu, Ketua RT 6 Kelurahan Sukamerindu, Mulyono pun ikut mengungkapkan keluhan warganya yang meminta dibangunkan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk areal persawahan yang ada di wilayahnya, karena hingga kini petani di wilayah tersebut masih kesulitan dalam mengangkut hasil pertaniannya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sukamerindu, Edi Junaidi meminta pihak pemerintah bisa memperhatikan dan merealisasikan apa yang diminta serta dikeluhkan oleh beberapa RT tersebut.

“kita berharap apa yang menjadi keluhan dari RT yang juga merupakan aspirasi dari masyarakat setempat pun bisa diperhatikan oleh pihak pemerintah Kota Bengkulu, terutama dinas terkait dalam hal tersebut,” singkat Edi. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-05-22 at 09.56.07
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News