RSUD LEBONG

Pemkot Bengkulu Bakal ‘Ngutang’ 500 M, Baidari: Belum Ada Pembahasan

Pemkot Bengkulu Bakal 'Ngutang' 500 M, Baidari: Belum Ada Pembahasan

BENGKULU SATU – Pada tahun 2016 lalu, Pemkot Bengkulu pernah mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui DPRD Kota Bengkulu senilai Rp 250 Miliar pada Rancangan APBD-P tahun anggaran 2017. Namun pada waktu itu mendapat penolakan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Bengkulu, hanya fraksi PAN yang setuju.

Dan wacana tersebut kembali muncul pada 2018 ini, dimana dikabarkan jika Pemkot akan kembali mengajukan pengajuan pinjaman tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bengkulu, Baidari Citra Dewi mengungkapkan bahwa hingga saat pihak DPRD belum ada melakukan pembahasan.

“Kami sebagai anggota dewan belum ada (pembahasan), kita baru minta paparan kepada Pemkot supaya kita bisa mempelajari. Insyaallah semua fraksi akan menyetujui, karena program pemerintah kita dukung,” ungkap Baidari, Senin (3/10/2018).

Sementara itu, Sebelumnya pada Senin (1/10/2018) kemarin, Sekda Kota Bengkulu, Marjon mengatakan bahwa pengajuan peminjaman tersebut untuk perimbangan APBD Kota Bengkulu.

“Kalau kita kebanyakan belanja pegawai, berarti kita kekurangan dana bukan karena membangun, tapi karena belanja pegawai, tapi tetap kita pertimbangkan, insyaallah sudah kita sampaikan dengan pihak dewan, kita sepakati menyiapkan dokumennya sekarang,” kata Marjon.

Ditambahkan Marjon, pengajuan tersebut besarannya sekitar Rp 500 miliar, dan digunakan untuk pembangunan 5 tahun kedepan. Batas waktu peminjaman juga direncanakan akan bertahap, artinya tidak langsung dicairkan semua sekaligus.

“Kita akan ajukan itu Rp 500 miliaran untuk pinjaman, tapi ini tergantung penilaian usul kita. Kalau jadi berhutang, maka pembangunannya akan dilaksanakan dalam waktu lima tahun kedepan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pengembalian Peminjaman tersebut akan dikembalikan oleh Pemkot melalui APBD, maka dari itu hasil dari berhutang tersebut digunakan dengan pembangunan yang bisa meningkatkan PAD, seperti pasar, gedung serbaguna serta Bengkulu Convensation Center (BCC).

“(Penundaan penerimaan CPNS selingkup Pemkot) bukan karena pengajuan peminjaman ke PT SMI, tapi salah satu pertimbangan kita juga ingin membuat perimbangan APBD,” tukasnya. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News