spanduk Tahapan Kampanye

Rugikan Negara 1 M Lebih, Kepsek SMK Arsitek Bengkulu Tersangka

Rugikan Negara 1 M Lebih, Kepsek SMK Arsitek Bengkulu Tersangka

BENGKULU SATU – Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMK IT Arsitek Kota Bengkulu, Edy Pancawarman (54) secara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Reserse Kriminal unit tindak pidana korupsi Polres Bengkulu setelah melakukan penyeledikan sebelimnya. Hal tersebut lantaran Edy terbukti melakukan mark up terhadap dana Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK IT Arsitek Kota Bengkulu, yang totalnya senilai Rp 1.007.714.320.

Kapolresta Bengkulu, AKBP Heru Prianggodo Kun Prasetio melalui Kasat Reskrim, AKP Indramawan mengatakan mark up tersebut lantaran adanya pengurangan volume, harga material, peralatan, dan biaya upah tukang.

“Disini terjadi mark up biaya tukang, harga material, mark up harga peralatan dan pengurangan volume kualitas pekerjaan. Berdasarkan penghitungan dari BPKP, total kerugian negara yaitu Rp 1.007.714.320 dari total anggaran Rp 2,6 miliar,” jelas AKP Indramawan, Jum’at (19/10/2018).

Ditambahkan Kasat, untuk sementara ini belum ada lagi ditemukan mark up dana yang lainnya. Dan saat ini baru satu tersangka saja yang ditetapkan.

“Untuk tersangka kasus ini baru ditetapkan satu orang dan kedepannya akan dilakukan pengembangan lagi setelah melihat fakta-fakta lain dari keterangan tersangka,” tambanya.

Diketahui, Pembangunan USB SMK IT  Arsitek Kota Bengkulu ini berbasis enterpreneur dan dikerjakan secara swakelola, dengan dana pembangunan yang didapatkan dari APBN RI di bawah Kementerian Pendidikan pada tahun 2016.

Selain itu, Polisi pun telah menyita barang bukti berupa Rancangan Anggaran Biaya (RAB), laporan pertanggungjawaban (LPj), kwitansi pembelian material, kwitansi pembelian yang dipalsukan dari tukang dan  masih ada sekitar 100 kwitansi dan nota lainnya.

Atas kasus ini, tersangka dijerat pasal 2 subsider, pasal 3 lebih subsider dan pasal 9 Junto UU RI nomor 31 tahun 1999 tendang Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 Tipikor Junto pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP dengan ancaman hukuman paling ringan 4 tahun dan maksimal 20 tahun. [Traaf]

RSUD LEBONG

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

1605633136444
LOGO-JMSI-1

Recent News