RSUD LEBONG

Tiga Tahun Ambulans Alih Fungsi, RSMY Tak Tertib Administrasi

Tiga Tahun Ambulans Alih Fungsi, RSMY Tak Tertib Administrasi

BENGKULU SATU – Polemik alih fungsi ambulans jadi mobil dinas pribadi oleh petinggi Rumah Sakit Dr. M Yunus (RSMY) Bengkulu ternyata ada fakta menarik dibelakangnya, peralihan fungsi yang dilakukan sejak tahun 2015 lalu tersebut ternyata tak tertib admministrasi.

Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu Heru Susanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset, Syahril Azwari menjelaskan, secara teknis peralihan fungsi tersebut boleh saja dilakukan asal tidak mengganggu operasional Rumah Sakit tersebut, tapi kalau menyebabkan kinerja rumah sakit tersebut teganggu jangan dilakukan. Namun, untuk peralihan tersebut harus melalui proses, yang dimulai dengan pengajuan surat peralihan fungsi kendaraan tersebut ke BPKD lebih dulu. Kemudian, pihak BPKD akan menelaah lebih dahulu, baru didapatkan keputusan disetujui atau tidak, jika disetujui maka akan dibuat Surat Keputusan (SK) dari Gubernur, dalam kontek ini Gubernur Bengkulu.

Dan faktanya hingga kini pihak RSMY belum juga mengajukan peralihan fungsi yang telah berlangsung selama tiga tahun tersebut ke BPKD Provinsi Bengkulu. Heru pun mengatakan jika pengajuan surat tersebut masih dalam proses.

“Saat ini mereka baru akan menyampaikan surat itu (pengajuan) ke kami (BPKD), dan akan kami tindak lanjuti. Jadi Status penggunaan itu, nanti apabila syarat-syarat sudah dipenuhi, bisa disetujui dengan menyampaikan surat ke RSUD, nanti penetapan peralihan penggunaannya bisa di SK-kan Gubernur jika disetujui penggunaannya dari ambulans menjadi operasional, dan itu di SK-kan Gubernur,” kata Heru, Selasa (28/8/2018).

 

Kondisi terkini mobil dinas pribadi salah satu petinggi RSMY yang ringsek sejak tahun 2015 lalu

Lanjut dia, terkait adanya kendaraan yang rusak akibat kecelakaan tersebut, harus dipastikan lebih dulu kapan kecelakaannya, saat jam dinas atau tidak, jika di luar jam dinas maka pemakai harus memperbaiki mobil tersebut dengan menggunakan biaya pribadi.

“Yang namanya kendaraan operasional itu untuk kelancaran pekerjaan, dan yang namanya kecelakaan dan diluar jam dinas itu tanggung jawab pemakai, kecuali saat jam dinas,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu, Massa Siahaan juga mengatakan peralihan fungsi kendaraan tersebut harus atas persetujuan pihak BPKD yang mengurus Aset Pemerintah daerah, dan kendaraan yang rusak harus diperbaiki menggunakan dana pribadi pengguna.

“Peralihan fungsi kendaraan atas persetujuan BPKD. Mobil yang rusak tanggung jawab pejabat pemegang mobil dinas tersebut, harus dikembalikan dan dipulihkan kepada keadaan semula,” tulis Inspektur via akun whatsapp miliknya, Senin (27/8/2018).

Perlu diketahui, kejadian kecelakaan mobil dinas petingi RSMY jenis Toyota Kijang Inova tipe E tersebut mengalami kecelakaan di jalan Jenggalu, Kecamatan Gading Cempaka pada desember 2015 lalu yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 2 orang terluka serta menabrak satu unit rumah yang mengakibatkan kamar bagian depannya hancur, dan laju kendaraan baru berhenti setelah masuk ke jurang sedalam 1,5 meter. Saat itu, mobil dikendarai oleh pengendara berinisial HR bersama satu rekannya, dan hanya mengalami luka lecet.

Berdasarkan hasil investigasi, mobil hitam bernomor polisi BD 72 yang selama ini digunakan salah seorang petinggi dan sering terparkir di RSMY selama ini, ternyata aslinya merupakan salah satu mobil ambulans yang pengadaannya pada tahun 2015, sebanyak 2 unit Innova tipe E dan aslinya berwarna putih. Sedangkan, kendaraan dinas yang asli untuk petinggi RSMY tersebut hingga kini masih berada di salah satu bengkel di Kota Bengkulu dan membutuhkan biaya perbaikan senilai Rp 40 Juta. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News