RSUD LEBONG

Unjuk Rasa, IMM Desak TNI Ambil Alih Negara

Unjuk Rasa, IMM Desak TNI Ambil Alih Negara

BENGKULU SATU – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bengkulu melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (17/9/2018).

Dalam aksi yang dilakukan tersebut para mahasiswa ini menyuarakan beberapa tuntutan, serta dalam orasinya salah satu orator dari IMM, Kasrul Pardede menilai negara Indonesia saat ini tengah dalam kondisi darurat sehingga mereka mendesak turunkan Presiden Joko Widodo karena dianggap gagal pimpin negara dan meminta TNI mengambil alih negara.

“Kami menuntut Bapak Joko Widodo turun, apakah pantas dia sebagai presiden, negara kita dikuasasi asing, BBM naik secara diam-diam,” teriak Kasrul Pardede dalam orasinya.

Sementara itu, Koordinator lapangan (Korlap) aksi tersebut, Auzan Dacosta menyaatakan bahwa saat ini semua orang harus menghargai atas tercapainya kemerdekaan indonesia dengan tersusun rapinya seluruh elemen dan bersama-sama saling menjaga bangsa ini agar tetap stabil dan mengarah kearah yang lebih baik.

“pada saat ini periode pemerintahan sekarang yang membuat bangsa ini kearah yang salah sehingga menyebabkan keterpurukkan, maka dari itu sudah selayaknya mahasiswa sebagai agen perubahan akan sadar peran dan fungsinya dalam mengawasi dan mengontrol arah perkembangan bangsa ini,” kata Auzan.

Ditambahkannya, jika ada yang salah dengan pemerintah saat ini, karena menurut dirinya dengan melihat fakta di lapangan saat ini, Auzan berpendapat perekonomian bangsa saat ini tengah tergonjang-ganjing.

“Masyarakat tergonjang-ganjing dengan perekonomian bangsa saat ini terutama masyarakat menengah kebawah, supremasi hukum yang tak berkeadilan, dan tak stabilitas bangsa yang terancam, serta berbagai permasalahan yang ada. Artinya ada yang salah dan bahkan salah besar dari rezim ini,” tukasnya.

Berikut pernyataan sikap IMM Bengkulu :
1. Save rupiah dan secepatnya stabilkan perekonomian bangsa
2. Tolak impor sebagai alternatif solusi dari pemerintah dan utamakan produk lokal
3. Tegakkan supremasi hukum
4. Tolak tenaga kerja asing di Indonesia dengan menghapus Perpres Nomor 20 tahun 2018
5. Turunkan harga BBM
6. Meminta dan mengaskan pihak TNI dan Polri untuk menetralisir dalam menyikapi politik
7. Meminta dan mendesak MPR RI / DPR RI untuk melakukan sidang istimewa mencabut mandat Joko Widodo dari Presiden
8. Meminta dan mendesak TNI untuk segera mengambil alih negara

Selain itu, massa juga meminta para anggota DPRD Provinsi Bengkulu untuk keluar menemui mereka. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News