Diduga Cabuli ABG, Lelaki Paruh Baya Diciduk Polisi

Kapolres dan Kasat Reskrim Lebong saat press release
Kapolres dan Kasat Reskrim Lebong saat press release

BENGKULU SATU – Seorang lelaki paruh baya, PL (40) warga Kecamatan Lebong Sakti akhirnya berhasil diciduk Sat Reskrim Polres Lebong. Dia diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap seorang anak bawah umur alias Anak Baru Gede (ABG) di kecamatan setempat yang masih berusia 14 tahun.

Penangkapan PL sendiri berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/ B- 304 / XII / 2019/Bengkulu/ Res lebong tertanggal 23 Desember 2019. Sebelum pengkapan, PL diketahui sempat melarikan diri selama 17 hari.

“Sejak dilaporkan, PL sempat melarikan diri dan bersembunyi secara berpindah-pindah. Namun setelah dipancing dengan akan didamaikan, PL akhirnya berhasil ditangkap. Untuk pengejaran PL sendiri, kita berkerjasama dengan pihak seluler untuk melacak lokasi selama ia melarikan diri,”ungkap Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil, Selasa (7/1/2020).

Dijelaskan Kapolres, PL ini diduga melakukan persetubuhan dengan bujuk rayu kepada korban yang masih dibawah umur tersebut dengan iming-iming uang. Proses penangkapan PL sendiri, Dikatakan Kapolres, pihaknya yang terus memburu sejak dilaporkan tersebut harus membuat skenario seolah-olah ada laporan balik kepada pihak pelapor dan disaat proses urusan tersebut, terduga PL diundang ke Mapolsek dan disaat itulah tim
Satreskrim Polres Lebong langsung menangkapnya.

“Karena PL baru saja ditangkap, jadi sementara ini kami belum bisa sampaikan secara detil, karena terduga ini harus diperiksa intensif atas laporan pihak korban sebelumnya,” jelasnya.

Kronologis, kejadian bermula pada tanggal 2 Desember 2019, korban mendapatkan pesan via aplikasi mesengger facebook untuk datang ke rumah PL yang merupakan tetangga korban. Mendapati pesan tersebut, korban pun mendatangi rumah PL.

Setibanya di rumah tersebut, korban langsung disambut oleh PL dan menyuruh duduk di ruang tamu. Tak lama, PL pun masuk ke kamarnya, dan berteriak memanggil korban untuk kamar tersebut.

Saat di kamar pun langsung menarik tangan korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Korban sempat melakukan perlawanan namun kalah tenaga.

Selang 2 hari atau tanggal 4 Desember 2019, persetubuhan terulang kembali. Usai melakukan perbuatannya tersebut PL memberikan korban uang senilai Rp. 15.000, Rp. 25.000, hingga Rp. 150.000. [Traaf]

 

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

Recent News