Dipimpin Rosjonsyah, Lebong Jadi Kabupaten Cukup Peduli HAM 3 Tahun Berturut

Kabag Hukum dan HAM Setda Lebong, Drs. Syahbahul Adha
Kabag Hukum dan HAM Setda Lebong, Drs. Syahbahul Adha

BENGKULU SATU – Di masa pemerintahan Bupati Lebong, H. Rosjonsyah cukup banyak capaian yang didapatkan dari Pemerintah pusat, seperti Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 3 tahun berturut, serta Kabupaten Layak Anak (KLA). Namun rupanya tak hanya itu, seakan luput dari pandangan ternyata selama tiga tahun berturut-turut pula Kabupaten Lebong pun mendapat penghargaan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI Yasonna Laoly sebagai Kabupaten Cukup Peduli HAM, yakni tahun 2017, 2018 dan 2019.

Kendati demikian, capaian tersebut masih akan terus ditingkatkan, dimana Kabupaten menargetkan Lebong menjadi Kabupaten Peduli HAM di tahun 2020 dan seterusnya.

“Seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu, mendapatkan penghargaan cukup peduli HAM. Termasuk Kabupaten Lebong. Mudah-mudahan di tahun mendatang, kita bisa menjadi kabupaten peduli HAM,” ungkap Kabag Hukum dan HAM Setda Kabupaten Lebong Syabahul Adha, Sabtu (11/1/2020).

Tambahnya, untuk mewujudkan Lebong sebagai Kabupaten Peduli HAM diperlukan komitmen bersama lintas sektor di jajaran Pemkab Lebong, serta stakeholder yang ada.

“Termasuk peran aktif dari masyarakat Lebong,” tandasnya.

Penghargaan Kabupaten Cukup Peduli HAM

 

Berdasarkan penelusuran dari laman resmi Kementerian Hukum dan HAM RI, penghargaan cukup peduli HAM diberikan kepada kabupaten/kota di Indonesia karena dianggap memiliki komitmen dan upaya untuk memenuhi hak-hak dasar warga dan masyarakatnya. Tujuan pemberian penghargaan tersebut untuk memotivasi dan mendorong realisasi pemenuhan hak-hak dasar masyarakat oleh pemerintah daerah. Terutama pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan, pendidikan, hak-hak perempuan dan anak, hak atas pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Yang dimaksud dengan peduli itu merujuk kepada upaya pemerintah daerah kabupaten/kota, untuk meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan,dan pemajuan hak asasi manusia. Dengan demikian, dalam hasil penilaian terhadap upaya yang telah dilakukan daerah ada tingkatannya, yakni kabupaten/kota yang peduli, cukup peduli, dan kurang peduli Hak Asasi Manusia. [Traaf/wef]

 

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

Recent News