RSUD LEBONG

Lebong Bukan Zona Hijau, Herwantoni : Kesalahan Penginputan Dilakukan Tim Pusat

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

Bengkulusatu.co.id – Terkait tidak masuknya Kabupaten Lebong dalam daftar zona hijau Covid-19 di data nasional cukup membuat kaget pemkab dan masyarakat Lebong. Bagaimana tidak, karena di Kabupaten Lebong sendiri sejauh ini belum ada pasien yang terpapar Covid-19.

Dan pemkab Lebong pun telah berupaya dalam menjaga mempertahankan zona hijau tersebut dengan membuat posko penjaga di perbatasan masuk kabupaten Lebong. Setiap harinya petugas medis, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Perhubungan dan BPBD Lebong terus berjaga di posko perbatasan dalam tim secara bergantian. Bahkan pada libur hari raya Idul Fitri 1441 H pun Pemkab Lebong menutup penuh akses masuk Kabupaten Lebong.

Setelah mencuatnya perihal ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu pun akhirnya angkat bicara. Dalam penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, jika pihaknya telah melakukan penelusuran terhadapa data tersebut. Dan dikaletahui adanya kesalahan input data pada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pusat.

“Kami tadi mencoba mengkordinasikan dengan pusat melalui tim data kementerian kesehatan yang setiap hari melaporkan setiap hari ke gugus tugas. Dari telusuran kami tadi bahwa ada kesalahan penginputan yang dilakukan oleh tim pusat. Karena di situ ternyata mereka menginput ada 1 kasus konfirmasi positif di Lebong, tadi kita sampaikan bahwa Lebong sampai saat ini masih belum ada kasus positif. Maka mereka menanyakan, menurut mereka ada 1, sehingga dicross chek ternyata ada satu kasus, yang kasus itu terjadi di Bengkulu Utara tetapi mereka terklik di Lebong. Sehingga langsung mereka menyatakan terima kasih atas koreksinya dan segera memperbaiki kesalahan data tersebut,” kata Herwan, Minggu (31/5/2020).

Lanjut Herwan, kesalahan ini hanya sebuah kekeliruan saja. Dan tidak perlu dipermasalahakan.

“Tadi mereka langsung memperbaiki terhadap adanya kesalahan data tersebut. Kita tidak mempermasalahkan siapa-siapa, yang jelasnya bahwa proses input data kita dari Provinsi Bengkulu data yang kita menyampaikannya itu adalah data setiap kasus, ternyata di pusat ada kekeliruan. Yang namanya manusia pasti ada kekeliruan. Dan mereka tadi langsung meyatakan siap memperbaiki adanya kekeliruan terhadap salah satu data tersebut. Dan ini sudah clear, sudah clear di tingkat pusat persoalan data Kabupaten Lebong ini,” jelasnya.

“Jadi jangan sampai nanti seolah-olah provinsi bengkulu melalui gugus tugas seolah-olah mengusulkan hanya Rejang Lebong padahal kita itu tidak mengusulkan, yang kita sampaikan itu adalah uodate data perhari kasus yang terjadi di provinsi Bengkulu. Ya khususnya kasus yang tersebar di kabupaten/kota di provinsi bengkulu, sampai saat ini ada 2 kabupaten belum ada kasusnya, Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong. Sehingga mereka tadi menyatakan maklum, mereka tidak paham tetang bagaimana provinsi bengkulu,” tambahnya.

Sekali lagi, Herwan pun menegaskan jika permasalahan kesalahan input sehingga tidak terdaftarnya Lebong sebagai zona hijau dan persiapan new normal sudah clear dan tidak ada persoalan lagi.

“Dan tadi kita sama-sama cross chek data, bahwa data kita, kita sampaikan bahwa sampai saat ini provinsi bengkulu data positif dari Kabupaten Lebong. Dan ini semuanya clear, jangan sampai nanti seolah-olah ingin membuat adanya suatu ketidakhamonisan diantara kita, baik kabupaten, provinsi, dan pusat. Jadi semuanya clear, namanya ada kekeliruan dan kesalahan diperbaiki, dan mereka menyatakan siap untuk memperbaikinya, tidak ada persoalan,” demikian Herwan.

Kendati, telah menjelaskan perihal tersebut, hingga kini belum ada terucap kata maaf dari gugus tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu maupun Gugus Tugas Nasional kepada Gugus Tugas Kabupaten Lebong maupun masyarakat Lebong.

Perlu diketahui, sebelumnya awak media Bengkulusatu.co.id telah mencoba mengkonfirmasi perihal tak masuknya Kabupaten Lebong dalam daftar zona hijau kepada Surveilence yang bertugas menginput data untuk Provinsi Bengkulu via whatsapp. Namun bukannya mendapatakan jawaban malah surveilence tersebut memblokir kontak wartawan. Tak hanya itu, bahkan kontak Kadinkes Lebong kabarbya juga turut diblokir. [Traaf]

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-05-22 at 09.56.07
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News