RSUD LEBONG

Dinkes Gelar Operasi Katarak, Masyarakat Lebong Sambut Antusias

Dinkes Gelar Operasi Katarak, Masyarakat Lebong Sambut Antusias

BENGKULU SATU – Dalam meperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Dinkes Kabupaten Lebong menggelar operasi Katarak bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong. Acara ini digelar selama 2 hari, tanggal 16 – 17 November 2018.

Bupati Lebong H. Rosjonsyah, SIP. M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kegiatan operasi katarak yang di gelar oleh Dinas Kesehatan Provinsi untuk masyarakat Lebong, karena mata adalah organ vital yang sangat penting dalam menjalankan kehidupan sehari-hari karena tanpa mata dunia akan terasa gelap dan harta yang berlimpahpun tak kan berguna.

“Semoga dengan adanya program operasi katarak gratis ini dapat membantu warga kita yang mengidap penyakit katarak dan dapat membantu warga kita yang kesulitan untuk melakukan operasi sendiri lantaran keterbatasan biaya,” kata Rosjonsyah, Jum’at (16/11/2018). 

Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM saat memdampngi Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni

 

Selain itu, Bupati Lebong ini pun mengaku terenyuh hatinya ketika melihat para lansia yang sempat menangis saat pembukaan operasi katarak ini. Dan Rosjonsyah pun berharap dengan adanya operasi ini akan bisa membantu masyarakat penderita katarak di Kabupaten Lebong, dan Lebong bebas dari katarak.

“Banyak orang tua tadi menangis berharap bisa membuka matanya kembali. Terlebih lagi, mereka ada yang dulunya Qori dan Qoriah yang hobinya membaca Al quran kini bisa hanya bisa mendengarkan saja. Tentunya merasa sedih,” tuturnya. 

Kepala Dinkes Lebong bersama Bupati Lebong, Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Sekda Lebong, dan Direktur RSUD Lebong

 

Kepala Dinkes Lebong Rachman, SKM didampingi Direktur RSUD Lebong dr. Ari Afriawan ketika menyampaikan, operasi katarak ini merupakan salah satu wujud dari keseriusan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Semoga dengan adanya operasi katarak gratis ini dapat membantu warga kita yang kurang mampu untuk berobat dengan menggunakan biaya sendiri.

“Sedikitnya ada sekitar 129 warga yang mendaftar tapi hanya 50 orang saja yang bisa dioperasi berdasarkan keputusan dari tim dokter, walaupun sebelumnya setiap warga yang mendaftar kami terima namun keputusan semuanya ada di tangan tim dokter yang akan melakukan operasi,” ungkap Rachman. 

Tampak para petugas kesehatan tengah mencatat para pasien yang mendaftarkan diri

 

Senada dengan itu, Kepala Dinas Provinsi H.Herwan Antoni, SKM, M.Kes. M.Si mengatakan kegiatan operasi katarak ini merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Provinsi Bengkulu. Untuk itu Ia pun mengimbau serta berpesan pada seluruh lapisan masyarakat agar dapat mempergunakan kesempatan ini sebaik mungkin, karena katarak dan kebutaan adalah masalah kesehatan yang sering ditemui di masyarakat, dan dapat menurunkan kualitas hidup. 

Petugas kesehatan sedang melakukan proses screening pada pasien

 

Sementara itu, Tim dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Sepesialis Mata Indonesia (Perdami) yang akan melakukan operasi, dr. Akhmansyah menjelaskan bahwa sebelum melakukan operasi katarak ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari tekanan darah, apakah mata memang sudah harus dioperasi, kadar gula darah, kesehatan pasien sendiri minimal tidak demam dan batuk, melihat tekanan bola mata yang tinggi atau glukoma serta pemeriksaan yang lainnya.

Lebih jelas, Akhmansyah mengatakan sebelum operasi pasien harus melewati proses screening lebih dahulu, karena jika tidak dilakukan akan terlalu beresiko bagi pasien nantinya, dan bisa mengakibatkan operasi menjadi gagal.

“Faktor tersebut banyak dialami pasien, sehingga kita tidak bisa atau menunda operasinya,” demikian Akhmansyah. 

Masyarakat tampak antusias mengantar keluarganya untuk mengikuti operasi katarak

 

Terpantau, sejak hari pertama digelar operasi katarak tercatat telah ada ratusan pasien yang mendaftar, mayoritas berusia lanjut. Selain itu, pihak keluarga mereka pun tampak antusias untuk mengantar, dan berharap kesembuhan bagi keluarga mereka. [ADV/Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News