RSUD LEBONG

Dua Kecamatan di Lebong Banjir, Ratusan Rumah Terendam

Dua Kecamatan di Lebong Banjir, Ratusan Rumah Terendam

BENGKULU SATU – Diguyur hujan dengan intesitas yang cukup tinggi selama lebih kurang 2 jam pada Selasa (5/2/2019), dua kecamatan di Kabupaten Lebong, yakni Kecamatan Lebong Utara dan Kecamatan Amen mengalami banjir. Akibatnya, ratusan rumah warga di dua kecamatan tersebut pun terendam banjir.  

Kondisi terparah di Desa Talang Ulu, Gandung Baru, Lebong Tambang, Kampung Muara Aman Dan Nangai Amen . Tidak hanya banjir, akibat dari derasnya hujan longsor pun terjadi di beberapa titik tepatnya di Desa Talang Ulu Kecamatan Lebong Utara dan Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Pelabai.

Kapolres Lebong AKBP Andree Ghamaa Putra, SH, S.Ik melalui Kapolsek Lebong Utara Iptu. Firmansyah ketika dikonfirmasi menyampaikan, diduga banjir disebabkan hujan deras di wilayah Lebong Utara dan dan Atas, sementara  sungai Air Kotok  dan Air Raman tinggi sehingga air curahan dari pegunungan tidak bisa masuk ke aliran sungai yang kemudian air menyebar kemana-mana dan merendam ratusan rumah warga.

“Curah hujan tinggi sementara debit sungai Air Kotok dan Air Raman juga tinggi sehingga tidak mampu menampung curahan air dari pegunungan yang kemudian menyebar kemana-mana dan menenggelamkan ratusan rumah warga,” jelasnya, Selasa (5/2/2019).

Lanjut Kapolsek, pihaknya sudah turun ke lapangan dan memantau lokasi tergenang banjir dan beliau pastikan tidak ada korban jiwa, banjirpun sudah surut, beliau juga menghimbau agar tetap waspada karena tidak menutup kemungkinan debit air akan naik lagi mengingat cuaca saat ini cukup ekstrim.

“Air sudah surut tapi kita harus tetap waspada mengingat hingga saat ini Kabupaten Lebong masih diguyuri hujan, kami juga akan tetap siaga 24 jam guna mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi,” demikian Kapolsek.

Terpisah, Camat Lebong Utara Sumitro,S.Sos dalam hal ini menghimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada dan bila perlu kepada warga yang tinggal di seputaran Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mengungsi sementara.

“Semoga air cepat surut dan hujan reda, kepada seluruh warga mayarakat harap tetap siaga dan waspada karena hinnga saat ini hujan masih mengguyur Kabupaten Lebong,” himbaunya.

Untuk diketahui salah satu program unggulan Bupati Lebong H.Rosjonsyah, S.IP., M.Si. yang tertuang dalam rencana pembanguan jangka menengah daerah (RPJMD) adalah Lebong Bebas Banjir, tapi hingga saat ini sepertinya niat baik itu belum terwujud, terbukti banjir masih terjadi dimana-mana di wilayah Kabupaten Lebong.

Lebong gawat banjir mungkin itulah yang patut disandang Kabupaten Lebong saat ini, bagaimana tidak setiap turun hujan sejumlah wilayah ataupun ruas jalan selalu tergenang air. Hal ini sudah berlangsung sangat lama tapi hingga saat ini belum terlihat solusi konkrit dari pemerintah setempat dan lucunya lagi mereka seakan saling lempar bola. Pemerintah kabupaten selalu berdalih wewenang pemerintah provinsi sementara pemerintah provinsipun seakan tutup mata. Lantas kemana masyarakat harus mengadu?. [GoBengkulu.com]

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News