RSUD LEBONG

Hanyut, Warga Turan Lalang Ditemukan Tak Bernyawa

Hanyut, Warga Turan Lalang Ditemukan Tak Bernyawa

BENGKULU SATU – Naas yang dialami Emo Lavesi (39) warga RT 3 Kelurahan Turan Lalang, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa usai terseret arus sungai Air Mubai sejauh lebih kurang 500 meter. Putra bungsu dari Bapak Sahidin (78) ini diketahui telah lama mengidap penyakit Epilepsi.

Saat dikonfirmasi, Lurah Turan Lalang, Samirudin, membenarkan adanya peristiwa naas tersebut. Ia mengatakan jika korban sudah lama mengidap epilepsi namun belakangan ini sudah jarang kambuh.

“Ya, benar ada warga saya yang hanyut. Selama ini dia (korban, red) memang sudah lama mengidap penyakit ayan atau epilepsi,” kata Lurah, Selasa (6/1/2018).

Lanjut Lurah, pada Selasa sore sekira pukul 17.00 WIB, korban diketahui pergi mandi di sungai Air Mubai yang tak jauh dari rumahnya, selang sekira 10 menit lebih korban pun tak kunjung kembali. Merasa khawatir, Ayah korban pun pergi menyusul korban namun tidak menemukan korban hanya ada sabun dan handuknya saja.

“Pertama kali diketahui oleh ayah korban, kemudian dia pun memberitahukan warga sekitar untuk membantu mencari korban. Warga pun dengan segera menysuri aliran sungai tersebut, sekira jarak 500 meter tepatnnya di Desa Tik Jeniak, Kecamatan Lebong Selatan korban pun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa,” ungkap Lurah. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News