RSUD LEBONG

Kepsek SMPN 5 Lebong Kembalikan Uang Pungutan, Ada Apa?

Rapat Komite Ulang, SMPN 5 Lebong Ngotot Ambil Pungutan Pada Wali Murid

BENGKULU SATU – Beredar info jika uang hasil pungutan di SMPN 5 Lebong yang telah dibayarkan telah dikembalikan pada wali murid. Ada apakah sebenarnya? padahal dalam rapat komite yang digelar pada Kamis 24 Januari 2019 kemarin, pihak sekolah dan Komite masih bersikeras untuk melanjutkan pengambilan pungutan dengan meminta wali murid menandatangani surat pernyataan sebagai pegangan sekolah di mata hukum.

Mengenai kebenaran kabar tersebut, dilansir dari Surat Kabar Harian (SKH) Radar Lebong, Kepala Sekolah SMPN 5 Lebong, Armen Bastari. M.Pd ketika dikonfirmasi via telepon membenarkan adanya pengembalian tersebut dan beralasan karena permasalahan dugaan pungli masih dalam proses penyelidikan Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Lebong.

“Sesuai dengan hasil rapat Komite Sekolah Kamis (24/1), disepakati jika uang yang sudah dibayarkan ini, dikembalikan lagi kepada wali murid. Karena dari rapat tersebut belum diketahui secara pasti apakah uang yang sudah dibayarkan itu termasuk pungli atau sebaliknya, Karena saat ini tim Saber Pungli masih mengkaji masalah itu, jadi kami kembalikan saja uang yang telah terkumpul lebih kurang senilai Rp 20 juta dari beberapa siswa itu,” terang Armen, Jum’at (25/1/2019).

Ditambahkannya, jika nantinya hasil kajian dari Tim Saber Pungli menyatakan pungutan tersebut bukan pungli, pihaknya kembali akan memberlakukan pungutan tersebut.

“Pokoknya kita tunggu sajalah apa hasil tim saber pungli. Yang jelas atas nama sekolah juga kami sampaikan permohonan maaf kepada wali murid atas yang kejadian yang terjadi di sekolah dalam beberapa hari ini,” demikian Armen.

Hal ini semakin menarik karena diketahui dalam rapat komite tersebut tak ada keputusan pengembalian uang kepada wali murid, yang ada nilai pungutan tetap sama yakni senilai Rp 400 ribu dan permintaan penandatanganan surat pernyataan dari wali murid.

Secara rinci, pungutan yang harus dibayarkan oleh wali murid kelas 9, diantaranya uang administrasi les sebesar Rp 160.000, uang pas photo untuk ijazah sebesar Rp 28.000, uang sampul ijazah + photo copy ijazah + penulisan ijazah sebesar Rp 70.000, uang photo kelas + bingkai sebesar Rp 50.000,- dan uang kenang-kenangan sebesar Rp 92.000 yang mana sebelumnya senilai Rp 150.000, jadi terhitung totalnya sebesar Rp400.000, per siswa.

Selain itu, terkait item-item pungutan yang tetap akan dilakukan pihak Sekolah tersebut, Sebelumnya, Kasat Intelkam Polres Lebong, AKP Ngatmin, SH selaku perwakilan dari Tim Saber Pungli yang ikut dalam rapat komite belum bisa menjelaskan lebih jauh apakah hal tersebut Pungli atau bukan. Alasannya masih akan berkoordinasi dengan Tim Saber Pungli dan takut ada pihak yang tersinggung.

“Terkait item-item ini, saya belum bisa mengatakan apakah Pungli atau bukan, Saya akan bermusyawarah dengan Tim Saber Pungli. Kita ini pun dituntut untuk saling menjaga perasaan orang lain. Makanya saya akan bicara dengan tim, cari formula yang baik gimana. Karena kami ini Tim,” jelas Ngatmin, dalam rapat Komite tersebut, Kamis, (24/1/2019). [Traaf]

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News