RSUD LEBONG

Niat Bermesraan Dengan Pacar, Gadis Tanjung Bunga Malah Digilir Tiga OTD

Niat Bermesraan Dengan Pacar, Gadis Tanjung Bunga Malah Digilir Tiga OTD

BENGKULU SATU – Tragis yang dialami salah seorang gadis Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, sebut saja Kuntum (17) yang menjadi korban pemerkosaan secara bergilir oleh tiga orang tak dikenal (OTD), pada Sabtu malam (17/11/2018), sekira pukul 22.30 WIB di salah satu Pondok Kebun warga di Jalan Karang Tinggi, Kelurahan Mubai, Kecamatan Lebong Selatan.

Berdasarkan keterangan, Kapolres Lebong, Andree Ghama Putra melalui Kasat Reskrim Iptu Teguh Ari Aji, S.Ik mengatakan, bahwa pada Sabtu malam tersebut, sekira pukul 21.00 WIB, pacar korban berinisial RK (17) warga Kelurahan Turan Lalang, Kecamatan Lebong Selatan yang merupakan pacar korban, menjemput korban di rumahnya untuk mengajak jalan-jalan.

Berangkat dari situ, RK mengajak pacarnya tersebut menuju ke arah perkebunan kopi di wilayah Karang Tinggi, Kelurahan Mubai. Dan memarkirkan motornya di pinggir jalan, sekira pukul 22.00 WIB. Lalu, RK mengajak korban ke salah satu Pondok Kebun milik warga di perkebunan kopi tersebut.

Setibanya di pondok, RK pun mengajak korban untuk bermesraan, dan sempat meraba bagian dada dan membuka celana milik korban. Namun, saat keduanya hendak melakukan hubungan intim, secara tiba-tiba datang sekitar 3 orang tak dikenal. Melihat itu, RK pun kabur meninggalkan korban yang pada saat itu tengah dalam keadaan setengah telanjang.

Setelah ditinggalkan, korban malah disetubuhi secara bergilir oleh ketiga orang tak dikenal tersebut. Korban sempat melawan tapi kalah tenaga, saat ketiga pelaku tersebut lengah korban berhasil meloloskan diri ke rumah warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian masih dalam kondisi setengah telanjang.

“Korban pun kemudian diamankan warga setempat dan diberikan pakaian. Lalu kejadian tersebut dilaporkan dengan Ketua RT setempat. Kemudian Ketua RT pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lebong Selatan,” kata Kasat, Senin (19/11/2018).

Lanjut Kasat, laporan secara resmi juga telah dilaporkan oleh korban didampingi oleh ibu kandungnya, pada hari Minggu (18/11/2018). Dan tercatat di Polsek Lebong Selatan dengan Nomor : LP / B – 260 / XI / 2018 / BKL/RES.LEBONG/SEK.LEBONG SELATAN.

Sejauh ini, Sat Reskrim Lebong telah mengamankan barang bukti, mendampingi korban visum, dan masih terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Dan telah mengamankan RK pacar korban, dan dua orang terduga pelaku.

“Perkembangan terakhir pacar korban dan 2 orang pelaku telah diamankan di Mapolres Lebong. 1 pelaku masih kita cari,” demikian Kasat.

Data terhimpun, tindak kejahatan asusila terhadap anak dibawah umur ini merupakan kejadian ketiga kalinya di wilayah Kecamatan Lebong Selatan, dengan rentang waktu yang tak sampai 3 minggu. Sebelumnya, kasus asusila terhadap anak yang masih berusia 12 tahun, yang dilakukan oleh Ayah kandungnya hingga hamil 5 bulan di Kelurahan Taba Anyar, Kecamatan Lebong Selatan. Dan kasus asusila yang dialami seorang pelajar, warga Desa Tik Jeniak, Kecamatan Lebong Selatan yang masih berusia 15 tahun, yang dicabuli oleh pacarnya. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News