RSUD LEBONG

Pasar Kelurahan Embong Panjang Tak Kunjung Bermanfaat

Pasar Kelurahan Embong Panjang Tak Kunjung Bermanfaat

BENGKULU SATU – Sejatinya pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar. Namun berbeda halnya dengan pasar yang berada di Kelurahan Embong Panjang, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong ini, dimana sejak pasca dibangun beberapa tahun lalu hingga kini belum juga difungsikan sebagai mana mestinya.

Menariknya lagi, pasar yang belum pernah dimanfaatkan ini sudah pernah direhabilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Lebong dengan anggaran sebesar Rp.145 juta dari sumber anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2018 yang dikerjakan oleh pihak ketiga CV. Nio Putra.

Kepala Disperindagkop-UKM Lebong, M.Syahroni tak menampik bila pasar tersebut telah lama dibangun, dan telah diresmikan oleh Bupati Lebong namun belum juga difungsikan hingga kini.

Menurutnya, hal itu terjadi lantaran pedagang yang keras kepala menolak untuk direlokasi dari pasar tradisional mingguan di Desa Suka Damai ke bangunan baru, dan pihaknya pun sudah menyurati lurah dan camat setempat agar dapat segera memfungsikan bangunan baru agar tidak mubazir.

“Kami sudah menyurati lurah dan camat setempat untuk segera merelokasi para pedagang dari tempat lama ke tempat baru yang kita bangun agar tidak meganggu para pengguna jalan, sekarang tinggal lurah dan camat setempat berani tidak menegaskan para pedagang,” ungkap Kadis, Rabu (24!/10/2018).

Sementara Lurah Embong Panjang, Sinta Warastuti, S.Sos ketika dikonfirmasi membenarkan kalau mereka sudah menerima surat dari Dinas Koperasi tentang surat himbauan untuk segera merelokasi para pedagang dari Desa Suka Damai ke Pasar pedesaan yang dibangun di Kelurahan Embong Panjang.

Lurah pun mengaku pihaknya telah mendatangi para pedagang dan menemui ketua forum pedagang terkait rencana untuk merelokasi mereka ke pasar baru yang dibangun di kelurahan Embong panjang tersebut, tetapi para pedagang keberatan dan tetap ingin berjualan di pasar Suka Damai.

“Kami masih menunggu dari ketua forum apa hasilnya nanti apakah mereka bersedia untuk direlokasi atau tidak,” jelas lurah.

Diakui oleh lurah, memang benar pasar tersebut sudah lama dibangun tapi belum ditempati karena menurutnya pasca dibangun beberapa tahun lalu kondisi pasar tersebut belum layak huni tetapi sekarang sudah direnovasi dan siap untuk ditempati.

“Kemarin kondisinya masih belum layak huni di tengah-tengah pasar terdapat kolam dan becek tapi sekarang sudah direnovasi,” pungkas Sinta.

Diketahui, saat ini Pemkab Lebong melalui Disperindagkop-UKM sedang membangun pasar PTM di Desa Pelabuhan, Kecamatan Bingn Kuning dengan anggaran sebesar Rp. 5,7 miliar. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News