spanduk Tahapan Kampanye

Pemantapan Penyelengara Jelang Pemilu, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

Pemantapan Penyelengara Jelang Pemilu, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

BENGKULU SATU – Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, Kamis (11/4/2019) bertempat di Gedung Tennis Indoor Lebong Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) untuk Pemilu 2019.

Simulasi ini diikuti sebanyak 465 orang peserta yang terdiri dari 104 orang Ketua PPS dan 363 orang Ketua KPPS se-Kabupaten Lebong. Namun dalam simulasinya, hanya menggunakan 50 peserta saja sebagai pemilih.

Dalam simulasi ini, dibuatkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dalam Gedung Tennis Indoor tersebut. Suasananya pun dibuat selayaknya pemungutan suara pada umumnya, warga yang datang ke TPS disediakan kursi tunggu. Kemudian dipanggil oleh KPPS serta diberikan surat suara untuk dicoblos.

Ada lima surat suara yang diserahkan, yakni surat suara Capres dan Cawapres, warna abu-abu, surat suara DPRD Kota Banjarmasin warna hijau, DPRD Provinsi warna biru, DPR RI warna kuning dan DPD RI berwarna merah.

Lima surat suara tersebut tak menampilkan gambar surat suara yang bakal digunakan pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Baik gambar partai dan nama calon diganti dengan menggunakan nama buah-buahan.

Selain itu, simulasi juga menampilkan kendala-kendala yang sering ditemui oleh petugas KPPS pada saat proses pemungutan suara. 

Simulasi Putungsura KPU Lebong bersama Ketua PPS dan KPPS se-Kabupaten Lebong

Ketua KPU Kabupaten Lebong, Salahudin Alkhdir mengatakan jika simulasi ini sebagai pemantapan dari bimbingan teknik (Bimtek) untuk PPS dan KPPS yang sebelumnya telah dilaksanakan secara langsung di tingkat kecamatan yang ada di Kabuaten Lebong.

“Sebagai pemantapan bagi PPS dan KPPS dalam mengahadapi Pilpres dan Pileg serentak yang hanya tinggal beberapa hari lagi ini. Digabungkan agar tidaka ada perbedaan pemahaman dalam hal teknis pemungutan suara di TPS nantinya,” katanya.

Serta ia juga mengingatkan kepada seluruh PPK, PPS, dan KPPS yang ada di Kabupaten Lebong untuk menjaga netralitas sebagai penyelenggara Pemilu.

Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH melalui Kabag Ops AKP Yozril Adriansyah menegaskan agar PPS dan KPPS untuk bertindak dan mengedepankan profesionalitas sebagai penyelenggara Pemilu.

“Harus profesional, jaga profesionalitas, kuasai yuridis, kuasai teknisnya. Jaga profesionalitas, hindari segala bentuk pelanggaran. Sekali lagi, KPPS harus menggunakan manajemen yang baik di TPS, direncanakan, dibagi tugasnya, dan dilaksanakan. Harus kerjasama jangan dikerjakan sendiri,” tegasnya. [Traaf]

RSUD LEBONG

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

1605633136444
LOGO-JMSI-1

Recent News