RSUD LEBONG

Penertiban Kendis PDT Terkendala, Mulai Pemalsuan TNKB Hingga Penggadaian

Penertiban Kendis PDT Terkendala, Mulai Pemalsuan TNKB Hingga Penggadaian

BENGKULU SATU – Tampaknya langkah penertiban dan penarikan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan (PUPR-Hub) Kabupaten Lebong melalui Bidang perhubungan-nya terhadap kendaraan dinas (Kendis) yang digunakan oleh puluhan Oranisasi Masyarakat Setempat (OMS) dan Kepala Desa (Kades) masih belum bisa segera dituntaskan secara cepat. Pasalnya, bidang perhubungan terbentur banyaknya kendala di lapangan, mulai dari Mantan Kades yang ngotot tak ingin mengembalikan, mobil tidak digunakan oleh OMS atau Kades, bahkan ada kendis tersebut digadaikan oleh oknum Kades.

“Banyak kendalanya, seperti Padang Bano tampaknya harus menggunakan tim terpadu, karena kami (Perhubungan, red) sudah mencoba melakukan penarikan namun mental karena yang bersangkutan enggan menyerahkan kendaraan tersebut,” ungkap Kepala Dinas PUPR-Hub Lebong, Agus Ferdinan, ST melalui Kabid Perhubungan, Ummi Haniar Rambe, ST. M.Si, Kamis (21/3/2019).

Lebih lanjut, Ummi menjelaskan untuk yang di dalam wilayah kabupaten Lebong sendiri, ada beberapa kendis yang digunakan bukan oleh OMS atau Kades, bahkan ada yang nekat memalsukan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dari merah ke hitam. Seperti Kendis PDT Desa Air putih jenis HULUX warna silver, yang digunakan oleh oknum kontraktor yang diduga kolega salah satu pejabat di Kabupaten Lebong.

Kemudian, Kendis PDT Desa Ketenong I Kecamatan Pinang Belapis saat ini berada di salah satu rumah oknum warga di Desa Garut Kecamatan Amen dan dalam kondisi tak layak. Padahal, sebelumnya kondisi mobil tersebut tidaklah demikian.

“Seperti mobil Desa Ketenong I jenis HULUX warna hitam, saat dilacak keberadaannya berada di rumah Orang tua Kades, karena Kades sebelumnya terjerat kasus hukum dan kondisi tersebut masih lengkap. Namun, saat ini mobil tersebut telah berpindah ke salah satu rumah warga di Desa Garut dan dalam kondisi tak layak (dipreteli, red), setelah mobil tersebut ditarik oleh dua oknum Kades dari dua Kecamatan berbeda. Entah apa maksudnya sehingga dibuat demikian,” jelas Ummi. 

Seperti inilah kondisi mobil PDT Desa Ketenong I saat ini

Menariknya lagi, ada oknum Kades yang juga nekat mencuri Kendis PDT desanya yang telah ditarik oleh perhubungan dengan menggunakan kunci cadangan (Serep, red) dari halaman parkir dinas PUPR-Hub Lebong. Selain itu ada juga beberapa kendaraan dinas yang digadaikan oleh oknum Kades.

Untuk itu, Ummi pun mengingatkan kepada para Kades serta oknum tersebut untuk koperatif terkait kendaraan dinas PDT ini agar permasalahan ini tidak berlarut dan tidak sampai berlanjut ke ranah hukum.

Untuk diketahui, penertiban yang dilakukan oleh perhubungan ini berdasarkan surat edaran Bupati Lebong nomor 032/1908/BKD/XI/2018 tertanggal 21 November 2018 tekait penertiban aset kendaraan dinas dan aset daerah yang dikuasai oleh pihak lain yang tidak ada hubungannya dengan tugas pokok dan fungsi OPD. Hingga saat ini, dari total Kendis PDT sebanyak 61 unit baru sekitar 40 unit yang berhasil ditertibkan, dan hanya 9 desa yang rutin bayar pajak. [Traaf]

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News