RSUD LEBONG

Setubuhi Pacar, Pemuda Bingin Kuning Diamankan Polisi

Diduga Setubuhi Pacar, Pemuda Bingin Kuning Diamankan Polisi

BENGKULU SATU – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Lebong telah mengamankan salah seorang pemuda berinisial AJ (18) warga Desa Talang Leak 1, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong lantaran diduga telah menyetubuhi pacarnya, sebut saja Putik yang masih berusia 15 tahun, warga Kecamatan Lebong Selatan yang juga masih berstatus pelajar. Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: B/259/XI/2018/Bkl/Res Lebong yang dilaporkan pada hari Kamis 15 November 2018.

Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra melalui Kasat Reskrim, Iptu Teguh Ari Aji, S.Ik mengatakan pengaman pelaku tersebut dilakukan pada Kamis (15/11/2018) malam, sekira pukul 22.00 WIB di Desa Talang Leak 1.

“Kita (Sat Reskrim) telah mendapatkan laporan adanya perbuatan pencabulan terhadap seorang pelajar SMP oleh pacarnya, korban mengaku telah disetubuhi oleh pelaku. Saat ini pelaku telah berhasil kita amankan,” kata Kasat, Jum’at (16/11/2018).

Lanjut Kasat, atas pebuatannya pelaku dikenakan pasal 81 ayat 2 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dimana Perpu ini memperberat sanksi bagi pelaku kejahatan seksual, yakni hukuman mati, penjara seumur hidup, maksimal 20 tahun penjara dan minimal 10 tahun penjara. 

Oleh karena itu, Kasat pun mengingatkan kepada para orang tua untuk lebih aktif dalam menjaga, serta memperhatikan pergaulan anak-anaknya.

“Ini kejadian yang kesekian kalinya menimpa anak dibawah umur, kami mengimbau peran aktif orang tua dalam menjaga dan mendidik anaknya, jangan biarkan anak-anak sembarangan bergaul apalagi sampai keluyuran malam yang tidak sepantasnya dilakukan perempuan apalagi masih dibawah umur,” imbaunya.

Perlu diketahui, Perpu yang dimaksud tersebut juga mengatur tiga sanksi tambahan, yakni kebiri kimiawi, pengumuman identitas ke publik, serta pemasangan alat deteksi elektronik. 

Data terhimpun, kejadian pencabulan diketahui berawal dari hari Sabtu 13 Oktober 2018, ketika itu korban tak kunjung pulang kerumah bahkan hingga sekira pukul 21.00 WIB. Merasa khawatir, pihak keluarga korban pun melakukan pencarian pada malam tersebut, namun korban baru ditemukan menjelang waktu subuh, pada Minggu 14 Oktober 2018, sekira pukul 03.30 WIB di SD 01 Talang Leak oleh pihak keluarganya. Dan pada saat ditemukan korban menjelaskan bahwa dirinya sudah disetubuhi oleh pelaku AJ yang merupakan kekasihnya, merasa tidak terima perbuatan tersebut keluarga korban pun melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. [Traaf]

Wilzentra Apriza

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News