PPK 2 Periode Berturut Tak Bisa Ikut Seleksi

Komisioner KPU Kabupaten Lebong Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Evan Levandes
Komisioner KPU Kabupaten Lebong Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Evan Levandes

BENGKULU SATU – Sesuai dengan tahapan, sejak Sabtu (18/1/2020)hingga Jum’at (24/1/2020) mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong secara resmi membuka pendaftaran calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)serentak yang akan digelar tanggal 23 September 2020 mendatang.

Seleksi calon anggota PPK ini terbuka untuk umum bagi yang telah memenuhi syarat seperti yang telah diumumkan secara resmi oleh KPU Kabupaten Lebong atau www.kpu-lebongkab.go.id.

Selain itu, perekrutan anggota PPK juga mengacu pada Surat Dinas KPU RI Nomor 12/PP.04.2-SD/01/KPU/I/2020. Berdasarkan surat dinas tersebut, calon anggota PPK yang sudah pernah menjabat sebagai anggota PPK selama 2 (dua) periode berturut-turut tidak diperbolehkan mengikuti seleksi calon anggota PPK.

Periodesasi jabatan Anggota PPK, tersebut adalah :
1. periode pertama dimulai dari tahun 2004-2008.
2. Periode kedua, 2009-2013.
3. Periode ketiga 2014-2018. Dan,
4. periode keempat mulai tahun 2019.

Agar lebih jelas, Komisioner KPU Kabupaten Lebong Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sumber Daya Manusia) Evan Levandes mencontohkan yang dimaksud dua periode berturut-turut. Misalkan, si A pernah menjabat sebagai anggota PPK di Pileg Lebong tahun 2009. Kemudian, kembali menjabat sebagai PPK di Pileg dan Pilpres 2014, maka yang bersangkutan sudah termasuk kriteria menjabat dua periode berturut-turut.

Berdasarkan periodesasi, tahun 2009 dan 2014, masuk ke dalam periode kedua dan ketiga. Artinya, si A sudah tidak bisa lagi ikut seleksi PPK tahun 2020. Sebab, jika terpilih, yang bersangkutan menjabat sebagai anggota PPK melebihi 2 periode berturut-turut. Yakni periode kedua, ketiga dan keempat. Periode keempat sendiri diketahui mulai tahun 2019.

“Kalau misalkan, si A menjabat sebagai anggota PPK saat Pileg tahun 2009. Berdasarkan periodesasi, tahun 2009 berarti masuk periode kedua, yakni mulai 2009-2013. Kemudian, di periode ketiga yakni mulai tahun 2014 sampai 2018 tidak menjabat sebagai PPK. Lalu, di Pilpres 2019, kembali jadi anggota PPK. Ada jedah satu periode, itu tidak termasuk dua periode berturut-turut. Artinya, yang bersangkutan bisa ikut seleksi calon PPK untuk Pilkada serentak 2020 ini,” jelasnya.

Evan mengatakan, setelah jadwal penerimaan berkas selesai, maka KPU Lebong akan membuka masa sanggah atau ruang partisipasi publik. Dalam rentang waktu tersebut, masyarakat silahkan memberikan masukan disertai dengan bukti-bukti pendukung jika ada peserta seleksi calon anggota PPK yang pernah menjabat PPK periode berturut-turut. Atau yang tercatat aktif sebagai pengurus Partai Politik.

“Kita nanti akan mengecek SK PPK yang sudah pernah diterbitkan. Kalau ada peserta seleksi calon anggota PPK yang ketahuan menjabat dua periode berturut-turut, maka akan didiskualifikasi atau gugur,” tegas Evan.

Untuk pelaksanaan tes tertulis sendiri, tambah dia, jika tidak ada perubahan akan digelar di gedung Tennis Indoor, yang letaknya tak jauh dari Rumdin Bupati Lebong di Kelurahan Tanjung Agung.

“Kita menerapkan seleksi tertulis konvensional, tidak menggunakan sitem CAT (Computer Assisted Test,red). Ini memang untuk keseragaman di seluruh daerah di Provinsi Bengkulu. Selain itu, juga mengingat keterbatasan anggaran,” demikian Evan. [Traaf/Emzon]

 

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1

Recent News

Gubernur Yang Dinanti