RSUD LEBONG

Tak Hanya Anak Kades, Sekdes Sambirejo Pun Diduga Menikmati Bantuan Bedah Rumah

Foto rumah Sekdes Sambirejo yang diduga dibangun dengan dana bedah rumah
Foto rumah Sekdes Sambirejo yang diduga dibangun dengan dana bedah rumah

Bengkulusatu.co.id, Curup – Pasca pemberitaan sebelumnya dilaman media online bengkulusatu.co.id, yang berhasil diungkap bahwa Anggun Novita Sari, anak dari Tutur selaku Kepala Desa Sambirejo, Kecamatan Selupu Rejang, yang turut menikmati bantuan bedah rumah dari program BSPS tahun 2019.

“Cuma ada satu yang perangkat, itu pak Saipudin, Kaur Pemerintahan. Rumahnya itu pelupuh, kalau kita lihat rumahnya itu kasihan. Dengan pertimbangan rumahnya memang layak, wong la ndak roboh. Kalau yang lain-lain, perangkat dan keluarga perangkat tidak ada. Cuma pak Saipudin itulah,” ungkap Kepala Desa Sambirejo, Tutur, kepada awak media, Sabtu (27/06/2020) lalu.

Kini terungkap, bahwasannya tak hanya anak Kades Sambirejo saja yang mendapat bantuan bedah rumah tahun 2019. Berdasarkan daftar 129 penerima bantuan bedah rumah di Desa Sambirejo, di urutan ke-100, terdapat nama Sutono yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Desa Sambirejo, yang turut menikmati bantuan bedah rumah BSPS tahun 2019.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga Desa Sambirejo bernama Masiran, yang tinggal berjarak 100 meter dari hunian baru Sekdes Sambirejo itu mengatakan, “Pak Sekdes juga dapat bedah rumah, yang dibangun diatas tanah kosong. Sebelumnya, pak Sekdes ngontrak rumah yang berada di dekat lapangan, pas di samping tribun penonton. Enggak ada pondok yang tidak layaknya,” terang Masiran, Sabtu (04/07/2020).

Tak hanya itu saja, Masiran pula menceritakan, bahwa Sutono (Sekdes) kesehariannya tak hanya berprofesi sebagai perangkat desa, namun juga turut bekerja sebagai petugas UPKB PLN Desa Kali Padang, Kecamatan Selupu Rejang.

“Selain jadi Sekdes, pak Sutono ini juga kerja di UPKB PLN Kali Padang. Kalau istrinya pak sekdes itu kerjanya Bidan, di Puskesmas Sambirejo,” jelas Masiran yang ditemani sang istri Tuti.

Berdasarkan hitungan matematis, jabatan Sekretaris Desa memiliki penghasilan tetap (Siltap) sebesar Rp.2.224.420/bulan (belum termasuk tunjangan jabatan Sekretaris Desa sebesar Rp.600 ribu per bulan).

Pendapatan dari seorang Sekretaris Desa tersebut jelas berada diatas Upah Minimum Provinsi Bengkulu tahun 2019, sebesar Rp.2.040.000/bulan. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2019, tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2014, tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Dari acuan tersebut diketahui, bahwasannya Sekretaris Desa Sambirejo, Sutono, tidak memenuhi kriteria penerima bantuan bedah rumah (BSPS) tahun 2019, karena tidak memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi sasaran program bedah rumah. Selain itu, penghasilan yang diterima setiap bulan, bagi seseorang yang menjabat sebagai Sekretaris Desa, jelas melebihi UMP Provinsi Bengkulu.  Artinya, Sekdes Sambirejo tidak masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sebagai yang diatur dalam kriteria penerima bantuan bedah rumah.

“Mereka yang menerima bantuan bedah rumah wajib memiliki unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kalau penerima BSPS tidak memiliki rumah tidak layak huni atau ngontrak, dan membangun diatas tanah kosong, jelas menyalahi,” sampai Kabid Perkim Dinas PUPR PKP RL, Sri Wilujeng, yang berhasil dikonfirmasi via telpon, Sabtu (04/07/2020) lalu. [BN1]

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-05-22 at 09.56.07
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News