RSUD LEBONG

Sayuti Divonis Bebas Oleh Majelis Hakim, JPU Walk Out

Sayuti ketika disidang
Sayuti ketika disidang

BENGKULUSATU.co.id, Curup – Kamis (30/01/2020) siang, Sidang perkara kasus narkotika dengan terdakwa bernama Sayuti digelar di Pengadilan Negeri Curup, dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim.

Majelis Hakim yang diketuai oleh Ani Sabrina Simanjuntak, SH., didampingi Fachrudin, SH., MH., dan Nur Ikhsan, SH., Akhirnya menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Sayuti, berdasarkan fakta-fakta dipersidangan serta didasarkan pada keterangan saksi yang meringankan bagi terdakwa.

“Terhadap putusan bebas tersebut, saya meyakini bahwa Majelis Hakim tentunya sudah mempertimbangkan fakta-fakta persidangan dan pertimbangan hukum secara komprehensif yang dimuat dalam putusannya. Silakan teman-teman media mengunduhnya di website atau direktori putusan kami. Apabila jaksa tidak sependapat dengan putusan tersebut, toh ada ruang yang diberikan oleh KUHAP yakni upaya hukum kasasi.demikian yang dapat saya sampaikan.” Kata Riswan Herafiansyah, SH., MH., selaku Humas Pengadilan Negeri Curup.

Namun, saat Majelis Hakim sedang membacakan vonis bebas kepada terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Lady J U Nainggolan, SH., langsung walk out dari ruang sidang, lantaran tak menerima putusan yang dijatuhi oleh majelis hakim, sebelum hakim selesai membacakan amar putusannya.

“Terkait sidang perkara dengan terdakwa Sayuti, Majelis Hakim memberikan pertimbangan lain, dengan menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Sayuti. Artinya, Majelis Hakim menganggap tidak terbukti. Atas putusan majelis hakim, kami menyatakan ‘pikir-pikir’ terlebih dahulu selama 14 hari dan akan melapor kepada pimpinan terlebih dahulu,” ungkap Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Eriyanto, SH., MH.

Padahal, pada sidang sebelumnya di agenda sidang tuntutan, JPU sempat menuntut terdakwa dengan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp.1 miliar, atas kepemilikan 3 paket kecil dan 1 paket sedang ganja seberat 12,42 gram yang diduga milik terdakwa Sayuti.

“Sekilas saya melihat, majelis hakim lebih mendengarkan keterangan saksi yang meringankan terdakwa yang belum jelas keterangannya. Namun, tetap kita hargai keputusan majelis hakim. Kami menunggu petunjuk pimpinan untuk langkah-langkah hukum yang akan diambil selanjutnya,” pungkas Eriyanto, SH.

Perlu diketahui, Sayuti (60) warga Desa Sinar Gunung Kec. Sindang Dataran ini diamankan oleh anggota Unit Reskrim dan Unit Intel Polsek Curup pada tanggal 29 Agustus 2019, di kawasan Pasar Atas Curup. Dengan barang bukti 4 paket ganja yang tersimpan dibalik jok mobil grandmax warna biru metalik, nopol BD 9245 KA. [BN1]

 

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-08-20 at 20.37.53
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News