RSUD LEBONG

Sidak Di Posko Perbatasan, Pansus Covid-19 DPRD RL Dengar Curhatan Petugas

Pansus Covid-19 RL saat di Posko Perbatasan
Pansus Covid-19 RL saat di Posko Perbatasan

Bengkulusatu.co.id – Jum’at (22/05/2020) malam, Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Rejang Lebong, menggelar sidak ke Posko perbatasan Curup – Kepahiang, RSUD Curup di Jalur Dua, dan Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rejang Lebong.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Covid-19, M. Ali, ST., didampingi Waka II DPRD Rejang Lebong, Edi Irawan HR, SP., Hidayatullah, Putra Mas Wigoro, Lukman Effendi, ini dalam rangka memastikan aktifitas penjagaan di posko perbatasan.

“Hari ini, Pansus melakukan sidak di posko perbatasan, dan melihat kondisi petugas kita dilapangan. Termasuk juga memastikan hak-hak mereka dibayarkan secara penuh. Jangan sampai mereka yang berdarah-darah, disisi lain ada yang bernyanyi-nyanyi ditengah pandemi Covid-19,” ujar Ketua Pansus Covid-19 DPRD Rejang Lebong, M. Ali, ST.

Ketua Pansus Covid-19, M. Ali, ST

 

Disaat sidak, Tim Pansus Covid-19 mengetahui, jika hak petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan belum dibayar selama 3 pekan terakhir, sedangkan sudah memasuki H-2 Lebaran.

“Mereka sudah bekerja, hak-hak mereka jangan sampai ditunda-tunda dan tidak boleh ada Potongan. Tadi, salah seorang Kepala Seksi di Satpol PP sudah memastikan jika besok akan dilakukan pembayaran,” sampai Ali.

Tak hanya itu saja, Tim Pansus pula mendapat keluhan dari petugas yang berjaga di posko perbatasan Curup-Kepahiang. Bahwasannya, sejak didirikannya posko perbatasan, sampai hari ini tidak terdapat Water Closet (WC) di Posko Terminal Merigi itu.

“Sejak awal posko dibuka, kita sudah meminta agar disiapkan WC. Nyatanya, sampai sekarang belum terlihat. Padahal, WC itu sangat dibutuhkan bagi petugas yang berjaga, apabila mau buang air besar/kecil. Mereka terpaksa menumpang buang air dirumah warga, atau di musholla terdekat, yang berada di belakang kawasan Terminal Merigi, sekiatar 500 meter,” terangnya.

Melalui klarifikasi terpisah Tim Pansus Covid-19 DPRD Rejang Lebong didapatkan informasi. Terdapat pula dissinkronisasi, antara keterangan Kasi Dokumen dan Pelaporan Satpol PP Rejang Lebong Bunda Nurhidayah, dengan Kabid Tibum Satpol PP Rejang Lebong, Samsul Bahri.

Menurut Bunda Nurhidayah, petugas Satpol PP yang bertugas di Posko perbatasan merigi sebanyak 4 orang personel yang terbagi dalam 2 shift. 2 orang personel shift 1 pukul 08.00 – 20.00 wib. Dan 2 orang personil shift 2 pada pukul 20.00 – 08.00 wib. Untuk honorarium senilai Rp.100ribu/orang/shift.

Sementara itu, menurut Samsul Bahri, jumlah petugas Satpol PP yang bertugas di Posko perbatasan Curup -Kepahiang berjumlah 12 orang personel, yang terbagi menjadi dua tim. Setiap tim bertugas selang 2 jam. Yakni, 6 orang personil bertugas selama 2 jam, kemudian 6 orang personil istirahat, yang dilanjutkan secara bergantian. Untuk honorarium mereka sebesar Rp.100ribu/orang/hari. [BN1]

 

Bengkulusatu.co.id

Media Siber BENGKULUSATU.co.id diterbitkan oleh PT Bengkulu Sekolah Bersama. Akta Nomor 46 Tanggal 26 September 2017. Pengesahan SK Menkumham RI Nomor AHU-0049482.AH.01.01.Tahun 2017

Baca Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Media Siber Bengkulusatu.co.id ~ Sekolah Bersama

LOGO-JMSI-1
WhatsApp Image 2020-05-22 at 09.56.07
Dinkes Kota Bengkulu Covid-19
BPKAD Kota Bengkulu Covid-19

Recent News