Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba, BNNP Bengkulu Turun ke Desa

Jumat, 26 Juli 2019 | 12:04 pm | 168 Views

BENGKULU SATU — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu terus melakukan upaya dalam memberantas peredaran narkoba di Provinsi Bengkulu. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan penyuluhan bahaya Narkoba kepada pelajar dan masyarakat Desa. Seperti yang dilakukan BNNP Bengkulu di Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah di Balai Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (25/7/2019).

Seabagai Narasumber BNNP Bengkulu dalam kegiatan tersebut, Ariyanto mengatakan penyuluhan yang dilakukan ini bekerjasama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu, Periode 88 Kelompok 30 Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah dan menyampaikan Definisi Narkotika sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, gambaran penyalahgunaan narkoba, berbagai jenis narkotika yang sering digunakan berserta dampaknya secara fisik dan psikologis serta layanan rehabilitasi yang diselenggarakan BNN.

“Peran keluarga dan masyarakat dalam rangka pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungannya sangat diperlukan. Orang tua harus menjadi garda terdepan dalam keluarga untuk menangkal penyalahgunaan narkoba,” kata Ari.

Menurutnya, BNN harus melibatkan Desa dalam P4GN. Ariyanto menyebutkan ini sebagai langkah strategi yang tepat mengingat Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa menjamin Kamtibmas agar tercipta situasi yang aman, nyaman, dan tenteram di desa. Untuk menciptakan hal tersebut tentunya desa juga berpengaruh dalam upaya P4GN dan menjamin warganya tidak menjadi penyalahguna narkoba maupun menjadi pengedar narkoba. Peran Desa dalam P4GN demi terwujudnya Kamtibmas dapat dirumuskan dalam RPJMDes serta dianggarkan dan diatur dalam Anggaran Dana Desa.

“Perlu keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaan program P4GN. Hal Ini dapat tercapai apabila semua unsur yang ada di Desa, yang meliputi PKK, posyandu, RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat tokoh adat, karang taruna saling bahu-membahu menciftakan kondisi tersebut,” ungkap Ari.

Ditambahkan Ari, narkoba harus menjadi musuh bersama, bukan hanya bagi pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah dalam hal ini khususnya pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Sementara itu, perangkat desa setempat siap mendukung dan menjalankan program P4GN yang diselenggarakan BNN Provinsi Bengkulu dan ke depannya akan diatur dalam program Desa. Pihak desa juga siap untuk menciptakan Desa Bersih Narkoba dan menjadi pioner di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Diketahui, peserta pada kegiatan ini berjumlah puluhan orang yang merupakan siswa-siswi MTS Desa Panca Mukti, Masyarakat, Karang Taruna dan Aparatur Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. [Traaf]

 

Related Post

Leave a Reply