Medo Anggi Saputra, Caleg Muda Yang Bertekad Majukan Pertanian Lebong

Sabtu, 6 April 2019 | 12:16 pm | 689 Views

BENGKULU SATU – Medo Anggi Saputra, merupakan sosok Calon Legislatif (Caleg) muda yang low profile. Pemuda asal Kelurahan Topos, Kecamatan Topos Kabupaten Lebong ini maju sebagai Caleg dengan tujuan ingin memajukan kembali sektor pertanian Kabupaten Lebong yang dahulunya merupakan salah satu lumbung beras. 

Pemuda yang akrab disapa Medo (Medo Butok) ini merupakan Caleg Partai PPP Nomor urut 2 di Dapil 2 Kabupaten Lebong yakni Kecamatan Lebong Tengah, Kecamatan Lebong Sakti, dan Kecamatan Bingin kuning. Dirinya pun secara tegas membantah jika ia disebut hanya memenuhi quota atau sekedar ikut-ikutan saja dalam proses Pemilihan legislatif.

“Saya serius maju karena didasari kesadaran sebagai orang putra daerah kabupaten Lebong, Tak ada yang salah jika kita ingin bisa memberi yang terbaik untuk tanah kelahiran saya,” kata Mahasiswa Pertanian UNIB ini, Jum’at (5/4/2019).

Sebagai caleg yang juga berlatar belakang pendidikan di bidang pertanian, ia melihat bahwa program-program pertanian belumlah maksimal. Menurutnya, program-program yang turun ke Masyarakat tidak pernah terlaksana hingga benar-benar tuntas.

“suatu program benar-benar berhasil jika penerima manfaat sebuah program benar-benar telah berdaya dan mandiri. Sebut saja bantuan pemerintah yang selama ini selalu hanya sekedar bersifat insidentil agar disebut program itu terlaksana. Pemberian bantuan pupuk, bibit dan lain-lain sebagainya. Secara teori proses pengembangan masyarakat itu melalui tahapan-tahapan yang diawali dengan bagaimana menjelaskan apa sebenarnya yang harus dicapai dalam suatu proses usaha, apakah itu pertanian yang ujungnya adalah proses terminasi dan evaluasi atas suatu program, jika maksimal maka harusnya indikator yang paling rasional adalah masyarakat atau komunitas masyarakat benar-benar telah mandiri dan berdaya saing,” jelasnya.

Kabupaten Lebong didiami oleh banyak masyarakat yang bekerja sebagai petani, jika kebijakan melalui Legislasi benar-benar telah baik, maka menurut Medo, semestinya hasilnya sudah bisa dinikmati saat ini.

“Saya selalu membayangkan bagaimana negara-negara maju yang memiliki Sumber daya alam yang terbatas tetapi berhasil secara maksimal dalam mengelola hasil buminya, sebut saja salah satunya bagaimana Thailand dan Jepang. Mereka telah berhasil memukau karena pembangunan benar-benar difokuskan pada bagaimana masyarakat memiliki pengetahuan tentang bagaimana mengelola sumberdayanya, selain itu pemerintah juga ikut serta membantu masyarakat dan hadir di tengah masyarakat,” ucapnya.

Endogenius Development atau pembangunan yang bertumpu pada kriteria kesejahteraan masyarakat, hal inilah yang ingin Medo terapkan jika terpilih nantinya. Medo menegaskan, jika masyarakat berproduksi, maka pemerintah membantunya dalam proses pengembangan hingga bagaimana pemasarannya.

“Saya sudah memikirkan semua itu, rencana saya telah saya wujudkan dengan memaksimalkan potensi, pengalaman berorganisasi sejak bermahasiswa hingga saat ini. Saya ingin berjuang karena masih banyak yang harus dibenahi bersama. Kepada seluruh Masyarakat Kabupaten lebong, khususnya Dapil 2, saya sangat berharap kita dapat saling membantu untuk merebut kedaulatan kita bersama sebagai orang yang saya yakini merasa sama pedulinya kepada generasi kita di masa mendatang Mohon doanya,” pungkas Medo. [Lis]

Related Post

Leave a Reply