Disperkan Lebong Bahas Raperda Pencegahan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 17 Oktober 2019 | 12:22 pm | 11 Views

BENGKULU SATU – Sebagai upaya dalam mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian produktif (sawah) di Kabupaten Lebong, Dinas Pertanian dan Peternakan (Disperkan) Kabupaten Lebong menggelar kegiatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pencegahan Pengalihan Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan Kabupaten Lebong bertempat di Aula Dispertan Lebong, Kamis (17/10/2019).

Kepala Disperkan Lebong, Emi Wati, SE, M.Ak melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Maryanto, SP mengatakan Perda pencegahan alih fungsi lahan ini sangat penting adanya, mengingat Kabupaten Lebong ini sebagian besar wilayahnya adalah kawasan persawahan dan perkebunan. Menurutnya, jika alih fungsi lahan dibiarkan, maka dikhawatirkan ketahanan pangan warga Kabupaten Lebong akan terganggu nantinya.

“Pencegahan alih fungsi lahan ini sudah semestinya ada, jika alih fungsi lahan terus terjadi, tentunya akan mengakibatkan berkurangnya luas lahan, serta berkurangnya hasil pertanian masyarakat di Kabupaten Lebong. Dampaknya, kita (Lebong) bukannya surplus tapi malah import,” jelasnya.

Lanjut Maryanto, saat ini Raperda alih fungsi lahan ini masih dalam pembahasan pihaknya bersama tim, dimana dalam tim tersebut terdiri dari akademisi serta instansi terkait lainnya.

Rapat pembahasan Raperda Kebijakan Pencegahan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kemudian terkait solusi bagi masyarakat nantinya jika Raperda ini telah disetujui dan disahkan, hal itu pun masih dalam pembahasan pihaknya bersama tim.

“Hal tersebut pun masih kita bahas, bagaimana solusinya kedepan, agar jangan lagi terjadi alih fungsi lahan, namun kita tetap juga harus memikirkan kebutuhan masyarakat, apakah nantinya akan dibangun semacam rusun bagi masyarakat, bisa saja,” bebernya.

Lebih jauh Maryanto menyampaikan, untuk menerapkan perda itu nanti tentunya butuh dukungan dari semua pihak, tanpa dukungan tidak mungkin bisa terlaksana. Disamping perda pencegahan alih fungsi lahan, Pemkab Lebong juga melakukan upaya dengna cetak sawah baru, dan mungkin nanti juga akan dilakukan perluasan lahan pemukiman.

“Untuk menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Lebong, Pemkab tidak hanya menerbitkan perda alih fungsi lahan tapi juga melakukan cetak sawah baru dan perluasan lahan pemukiman,” jelasnya. [Traaf]

 

Related Post

Leave a Reply