OPD Lelet, DAK Lebong 2020 Terancam Tak Turun

Kamis, 13 Juni 2019 | 4:13 pm | 248 Views

BENGKULU SATU, Lebong – Sejatinya tujuan Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. DAK termasuk di dalam Dana Perimbangan, di samping Dana Alokasi Umum (DAU).

Namun apa jadinya jika DAK tersebut tidak bisa direalisasikan oleh pemerintah di suatu daerah?. Hal tersebut kemungkinan terjadi di Kabupaten Lebong di tahun 2020 mendatang.

Ini lantaran, leletnya sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Lebong dalam melengkapi usulannya untuk DAK tersebut, seperti data teknis, kerangka acuan kerja (KAK) dan data dukungan. Bahkan ada dua OPD Lebong yang belum sama sekali menyampaikan usulan tersebut, yakni DAK untuk Gedung Olahraga  (GOR) oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan DAK untuk Pasar Industri Kecil dan Menengah oleh Dinas Perindagkop dan UKM.

Data terhimpun, dari 25 usulan DAK fisik yang siap dikucurkan untuk Kabupaten Lebong belum satupun OPD  yang melengkapi data pendukung. Jika tidak segera dibenahi maka sudah dapat dipastikan bantuan DAK fisik 2020 untuk Kabupaten Lebong tidak akan terealisasi. Sementara deadline untuk melengkapi data tersebut paling lambat tanggal 15 Juni 2019 mendatang.

Kepala Bappeda Ir.Edi Ramlan pun sangat menyayangkan akan kelalaian tersebut sehingga dikhawatirkan bantuan DAK tahun 2020 tidak akan turun. Terlebih lagi, selama ini sering kali OPD mengeluhkan akan anggaran yang tidak diakomodir, tapi ketika anggaran itu ada dan siap untuk dikucurkan malah OPD yang ada seakan tidak mengharapkannya.

“Sampai dengan hari ini (10/5/2019) belum ada OPD yang melengkapi usulan DAK fisik 2020 sementara deadline yang diberikan paling lambat tanggal 15 Juni mendatang, kalau sampai dengan tanggal tersebut belum juga dilengkapi maka sudah dipastikan DAK untuk Kabupaten Lebong tidak akan terealisasi,” ungkap Eddy, dikutip dari media siber GoBengkulu.com.

Eddy pun meminta OPD Lebong untuk segera melengkapi usulan terkait DAK tersebut. Serta mengingatkan OPD tak menyalahkan siapapun nantinya jika masih enggan melengkapi atau lelet seperti saat ini.

“Saya harap sebelum waktu yang ditentukan masing-masing OPD dapat melengkapi persyaratan yang ditentukan agar dapat kita gunakan untuk pembangunan Kabupaten Lebong,” demikian Eddy. [Traaf]

Related Post

Leave a Reply