Puluhan Tahun Jalan Sebelat Ulu Lebong Tak Pernah Tersentuh Aspal

Senin, 9 September 2019 | 9:31 am | 628 Views

BENGKULU SATU – Warga Desa Seblat Ulu dan Desa Sungai Lisai, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong mendambakan infrastruktur jalan ke wilayah mereka menjadi bagus. Pasalnya dari pergantian bupati maupun gubernur, jalan di wilayah mereka tak pernah disentuh aspal, padahal di wilayah tersebut menetap lebih kurang 800 jiwa penduduk.

Pantauan  wartawan beberapa waktu lalu, ruas jalan yang dilintasi warga setempat memang tidak terlihat tanda-tanda pernah dilapisi aspal sebab tampak hanya berupa tanah yang dilapisi batu dan kerikil. Panjang jalan tersebut 4600 meter dengan lebar 4 meter.

Kepala Desa setempat, RS. Ahmad Buhari.SE mengaku pembukaan badan jalan tersebut dilakukan pada tahun 2002 dan pengerasan pada tahun 2009, setelah itu tak pernah lagi ada dilakukan peningkatan.

“Untuk itu kami meminta pemerintah untuk memberikan perhatian untuk peningkatan infrastruktur jalan ke desa kami (Sebelat Ulu, red), dan juga desa tetangga kami di sini. Saya rasa sudah sangat layak dibangun, terlebih lagi jalan di sini telah puluhan tahun terbengkalai,” kata Kades.

Desa Sebelat Ulu, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong

Kemudian, Buhari juga meminta agar pemerintah daerah baik provinsi Bengkulu dan pemkab Lebong untuk bisa memperjelas status jalan tersebut sebenarnya kewenangan siapa, agar informasi yang diterima tidaklah simpang siur. Ia mengatakan keduanya tidak bisa saling lempar bola.

Hal tersebut lantaran, setiap tahun pada saat Musyawara Rencana Pembangunan (Musrenbang) pihaknya selalu mengajukan terkait peningkatan jalan tersebut. Dan juga berdasarkan informasi yang pihaknya terima, wewenangnya pemerintah provinsi hanya membangun jalan dari Desa Tambang Sawah sampai pintu gerbang jambi resoucer Desa Ketenong II.

“Jadi intinya, pihak pemerintah tidak bisa lempar bola terus menerus berbicara itu jalan provinsi. Orang propinsi bilang itu jalan Lebong. Kita sering sekali setiap Musrenbang mengajukan jalan ini. Kita ajukan ke propinsi, orang provinsi bilang haknya kabupaten. Kita konfirmasi sama kabupaten itu jalannya provinsi,” jelas Kades

Kendati demikian, Buhari tetap berharap kepada pemerintah dan anggota DPRD baik Provinsi maupun Kabupaten, supaya melihat jalan di Sebelat Ulu tersebut dan bisa mendapat perhatian terutama di bidang infrastruktur jalan. Terlebih lagi, pemerintah daerah terus mengkampanyekan jalan tembus kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. [Traaf]

 

Related Post

Leave a Reply