Tersangka, Kades Air Kopras Ditahan Kejari Lebong

Rabu, 22 Mei 2019 | 10:26 am | 1058 Views

BENGKULU SATU – Amran Firozi alias Ojik (32) Kepala Desa (Kades) Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong, Rabu (22/5/2019).

Penahanan tersebut diduga terkait kasus tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2016 senilai Rp 790 Juta yang diperuntukkan untuk pembangunan Jalan Desa, Jalan Usaha Tani (JUT), Sarana Air Bersih (SAB), dan Pembangunam Saluran Pembuangan Air Libah (SPAL).

Berdasarkan hasil penyidikan, Kades diduga telah menyelewengkan keuangan desa dengan memark-up dana dari beberapa program atau proyek yang dikerjakannya, begitu juga dengan honor perangkat desa yang diduga SPJ-nya juga fiktif. Dari ulahnya tersebut menimbulkan kerugian negara Rp 190 juta.

“Penetapan tersangka telah dilakukan sejak tanggal 15 Mei 2019 lalu. Hari ini lakukan pemanggilan, dia (Ojik, red) bersikap koperatif. Setelah kita memiliki alat bukti seperti pemeriksaan saksi, tim ahli, hasil audit BPKP, dan keterangan Kades sebagai tersangka, kita langsung melakukan penahanan,” kata Kajari Lebong Endang Sudarma melalui Kasi Pidsus Eddy Sugandi Tahir.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penahanan, sang Kades pun langsung dititipkan ke Rutan Malabero Bengkulu sembari menunggu jadwal persidangan. Ia disangkakan dengan pasal 2 juncto pasal 3 juncto pasal 18 UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun, singkatnya 4 tahun kurungan,” pungkas Gandi. [Traaf]

Related Post

Leave a Reply